RADAR SIDOARJO - Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sugihwaras, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Minggu (7/8).
Tidak hanya diisi pengajian umum dengan menghadirkan penceramah kondang KH Abdul Mutholib atau yang akrab disapa Kiyai Kera Sakti, acara juga dimeriahkan dengan khitanan massal ke-29 yang digelar Jam’iyah Tahlil Al Hidayah.
Sebanyak 14 anak mengikuti khitanan massal gratis tersebut. Target ada 15 anak yang mengikuti, namun tidak hadir satu anak.
Ketua Jam’iyah Tahlil Al Hidayah sekaligus Ketua Khitan Massal, Muhammad Sutikno menuturkan, kegiatan ini sudah berjalan sejak 1987 dan terus dilaksanakan setiap tahun.
“Kalau dihitung sebenarnya lebih dari 29 kali, karena sejak 1987 rutin diadakan. Hanya sempat berhenti dua tahun. Tapi agar lebih mudah dicatat, sekarang disepakati sebagai khitanan massal ke-29,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial ini awalnya digagas para tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ranting Sugihwaras. Hingga kini, seluruh biaya masih ditopang dari swadaya jemaah tahlil yang tersebar di tujuh kelompok ranting NU Desa Sugihwaras.
“Pendanaan kita cover dari jamaah ranting Sugihwaras, setiap tahun digilir secara bergantian. Insyaallah kegiatan ini murni swadaya Nahdliyin. Bahkan, tahun ini kita juga dibantu para dermawan yang peduli,” terang Sutikno.
Selain warga Sugihwaras, anak-anak dari luar desa juga bisa ikut jika kuota masih tersedia.
“Untuk tahun ini ada 14 anak. Biasanya target segitu, tapi kalau ada tambahan bisa dimusyawarahkan agar semua anak anggota jamaah ter-cover,” tambahnya.
Ia berharap, program yang sudah berjalan hampir empat dekade ini mendapat perhatian lebih dari jajaran NU di tingkat cabang maupun kabupaten.
“Harapan kami ada support dari NU di tingkat atas. Karena dana untuk acara semacam ini semakin naik, semoga ke depan bisa meringankan beban panitia,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista