RADAR SIDOARJO - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo akan memperbaiki crossing drainase yang kerap memicu banjir di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman. Drainase tersebut melintas di bawah Jalan Raya Taman, tepatnya di KM 20+750, sebelah barat Flyover Trosobo.
Kepala DPUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, mengatakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan banjir adalah dengan mengganti jembatan sekaligus melebarkan gorong-gorong.
“Ini kebutuhan penting untuk mengurai masalah banjir di wilayah Bringinbendo dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, proyek tersebut bukan hanya pembenahan infrastruktur semata, tetapi juga menjadi langkah jangka panjang untuk menekan risiko banjir. Selama ini aliran air tersendat karena gorong-gorong terlalu kecil, sehingga menimbulkan efek bottleneck dan air meluap ke badan jalan.
“Kalau crossing drainase ini sudah dibenahi, daya tampung saluran akan lebih besar, air bisa mengalir lancar,” jelasnya.
Dwi menambahkan, pekerjaan penggantian jembatan dan crossing saluran air direncanakan berlangsung pada September hingga November 2025. Proses pengerjaan akan meliputi penggalian dan pembongkaran median jalan di sekitar proyek.
Ia mengingatkan, selama proyek berlangsung akan terjadi penyempitan lajur yang berdampak pada arus lalu lintas di jalur nasional tersebut. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas.
“Dengan begitu, kepadatan kendaraan bisa diminimalkan,” tegasnya.
Dwi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi proyek.
“Ikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan,” pungkasnya. (sai/vga)