Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Awak Bus Ngamuk, Toilet di Terminal Purabaya Sidoarjo Tidak Bisa Digunakan

Diky Putra Sansiri • Rabu, 13 Agustus 2025 | 23:57 WIB

 

VIRAL: Toilet bermasalah di Terminal Purabaya Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
VIRAL: Toilet bermasalah di Terminal Purabaya Sidoarjo. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Video viral awak bus ngamuk gegara toilet bermasalah di Terminal Tipe A Purabaya di Sidoarjo menggemparkan jagat maya. Pasalnya, terminal tersibuk se-Asia Tenggara itu mengalami problem di toilet yang tidak bisa digunakan sehingga harus ditutup sementara.

Ternyata, toilet tidak bisa digunakan disebabkan karena WC mampet. Maka, baik para calon penumpang maupun awak bus tak bisa mandi, maupun buang air di toilet umum terminal. Hal ini tentunya cukup meresahkan para calon penumpang.

Video yang berdurasi satu menit itu, memperlihatkan seorang awak bus gegara toilet di Terminal Purabaya tidak bisa digunakan. Meski baru saja diupload, video tersebut sudah ditonton ribuan warganet.

"Terminal Purabaya krisis toilet. Waduh, toilet gratis buntu. Kasihan perempuan pak (kalau mau ke WC, red). Perut sakit, mules, tidak bisa ke toilet. (Toilet, red) barat dan timur ditutup," ujar pria dalam video tersebut.

Saat dikonfirmasi pihak terminal mengakui jika video viral tersebut dibuat di depan salah satu toilet yang sedang tidak bisa digunakan. Hal itu diungkapkan oleh Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Purabaya, Eko Hadi Prasetyo, Rabu (13/8).

Menurut Eko, pengelolaan toilet yang ada di terminal sering terjadi permasalahan, setelah pengelolaannya diambil alih pihak terminal. Diketahui, sebelumnya toilet dikelola oleh pihak ketiga.

"Saya sudah melakukan pengecekan bersama teman-teman di lapangan dan sudah meninjau situasi maupun kondisi toilet yang ada," ujarnya ke Radar Sidoarjo.

Ia mengatakan, tidak ada permasalahan yang terjadi saat dikelola oleh pihak ketiga, namun berbayar. Setelah dikelola oleh pihak terminal, toilet tersebut digratiskan. Berbagai macam permasalahan timbul setelah toilet digratiskan.

"Kadang-kadang dari WC nya mampet, salurannya putus, segala macam," terangnya.

Salah satu faktornya adalah segi Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang. Terlebih, menurutnya, luasan terminal yang cukup besar. "SDM kita memang terbatas, kemarin tidak ada masalah, setelah kita ambil jadi masalah," tambahnya.

Karena itu, pihaknya akan melakukan komunikasi intens dengan pengelola toilet sebelumnya untuk memecahkan permasalahan tersebut.

"Kita juga akan sampaikan ke BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) untuk mencari jalan keluar terbaik," ungkapnya.

Agar kejadian itu tidak terulang, rencananya pihak terminal akan kembali menyerahkan pengelolaan toilet ke pihak ketiga. Namun, pihaknya akan berkomunikasi dengan BPTD. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Toilet #Ngamuk #Purabaya #Bus #Terminal