Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sering Macet, BHS Desak Pemerintah Pusat Bangun Flyover Sepande Candi Sidoarjo Jadi Dua Jalur

Diky Putra Sansiri • Selasa, 5 Agustus 2025 | 23:54 WIB

 

KOORDINASI: Bambang Haryo Sukartono saat bersama dengan Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga saat kunjungan di Candi, Selasa (5/8). (RUDI/RADAR SIDOARJO)
KOORDINASI: Bambang Haryo Sukartono saat bersama dengan Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga saat kunjungan di Candi, Selasa (5/8). (RUDI/RADAR SIDOARJO)
 

RADAR SIDOARJO - Kemacetan panjang yang nyaris terjadi setiap pagi dan sore di overpass Desa Sepande, Kecamatan Candi, akhirnya mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Sukartono (BHS).

Politisi yang dikenal vokal ini mendesak pemerintah pusat dan pengelola tol Jasa Marga untuk segera memperlebar jalur tersebut menjadi dua arah.

"Saya sudah meminta langsung kepada Kementerian PUPR dan Jasa Marga agar overpass Sepande, Candi, dibangun satu jalur lagi. Targetnya, flyover ini bisa menjadi dua jalur agar kemacetan tidak terus berulang setiap hari," tegas BHS saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi, Selasa (5/8).

Overpass Sepande selama ini menjadi jalur alternatif utama penghubung antara kawasan pedesaan dan pusat kota Sidoarjo. Namun karena hanya memiliki satu lajur sempit, kemacetan tak terhindarkan, terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi hari saat warga berangkat kerja dan anak-anak pergi sekolah.

Tak main-main, BHS bahkan mengaku telah langsung menghubungi Direktur Utama Jasa Marga melalui video call untuk membahas urgensi proyek ini.

"Alhamdulillah, Dirut Jasa Marga sudah menyetujui untuk segera membangun dua jembatan. Karena masyarakat sering mengeluh, dan kemacetan di sini bisa mencapai lebih dari satu kilometer. Ini harus jadi prioritas," ujarnya.

BHS menargetkan pembangunan jalur tambahan ini bisa dimulai dalam waktu tiga bulan ke depan. Ia menyebut proyek ini sangat penting, bukan hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk mendukung mobilitas ekonomi warga Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara, yang turut mendampingi kunjungan BHS, mengakui bahwa overpass Sepande merupakan salah satu titik tersibuk dan terpadat di wilayah kota.

"Waktu jam berangkat dan pulang kerja atau sekolah memang sangat padat. Saat ini kami hanya bisa mengatur lalu lintas dengan pemasangan traffic light, karena lebar jembatannya belum memungkinkan untuk dua arah sekaligus," jelas Benny.

Ia juga menyebutkan bahwa keterbatasan jumlah personel di lapangan membuat pihaknya sangat bergantung pada pengaturan otomatis menggunakan lampu lalu lintas.

"Karena personel kami terbatas, jadi saya maksimalkan pengaturan lalin dengan lampu TL itu. Itu upaya yang bisa kami lakukan sejauh ini," tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Pemerintah #Flyover #Jasa Marga #Jalur #Sepande Candi #BHS