RADAR SIDOARJO - Munculnya komunitas gay yang terbuka di media sosial mengundang perhatian publik. DPRD Sidoarjo turut menanggapi fenomena tersebut dan mendorong langkah preventif dari semua pihak.
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori, menilai bahwa isu ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat dalam menyikapinya.
“Fenomena ini bukan hanya menjadi tugas dinas tertentu. Semua pihak harus turut andil dalam menghadapinya,” ujar Dhamroni, Selasa (29/7).
Ia menekankan pentingnya peran lingkungan terkecil seperti keluarga dan sekolah dalam memberikan edukasi sejak dini. Edukasi tersebut, menurutnya, menjadi langkah strategis untuk mencegah penyimpangan perilaku di tengah masyarakat.
“Seluruh elemen masyarakat Sidoarjo harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, demi menyelamatkan moral generasi muda, khususnya di wilayah Sidoarjo,” tegasnya.
Sebelumnya, warga Sidoarjo dihebohkan dengan keberadaan beberapa grup komunitas gay yang terbuka di media sosial. Grup-grup tersebut diketahui memiliki ribuan anggota dan aktif mengajak anggota baru secara terbuka.
Menanggapi keresahan masyarakat, Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Satpol PP telah melakukan pemantauan terhadap akun-akun yang dianggap mencurigakan. Untuk langkah hukum selanjutnya, penindakan akan dilimpahkan kepada aparat penegak hukum. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista