RADAR SIDOARJO – Progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terus berjalan. Hingga akhir Juli ini, proyek tersebut telah mencapai 33,33 persen.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig, menyampaikan bahwa revitalisasi ditargetkan selesai dalam 210 hari kalender. Saat ini, 70 hari telah berlalu dan tersisa 140 hari ke depan.
"Dari waktu tersisa, masih ada 66,67 persen pekerjaan yang harus diselesaikan," ujarnya, Selasa (29/7).
Amig optimistis proyek akan rampung tepat waktu. Ia berharap pada bulan Desember mendatang, wajah baru Alun-Alun Sidoarjo sudah bisa dinikmati masyarakat.
“Wajah alun-alun akan tampil lebih segar dan menjadi ikon baru kebanggaan warga Sidoarjo. Semoga bisa menjadi kado akhir tahun bagi masyarakat,” ungkapnya.
Setiap hari, tim pelaksana melaporkan progres secara rutin. DLHK juga terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan pengerjaan sesuai target.
Hingga saat ini, tidak ditemukan kendala teknis berarti dalam pelaksanaan. Namun, koordinasi dengan pihak eksternal seperti PLN dan Telkom masih terus dilakukan.
“Nantinya, seluruh jaringan kabel di kawasan alun-alun akan ditanam bawah tanah. Tidak boleh ada lagi kabel udara yang semrawut,” tegas Amig.
Terkait isu penebangan pohon, Amig menegaskan bahwa Alun-Alun Sidoarjo bukan kawasan hutan kota, melainkan ruang terbuka hijau (RTH) publik yang dirancang demi kenyamanan masyarakat.
“Sebagai orang lingkungan, saya juga merasa sayang, tapi penataan ulang ini penting untuk keberlanjutan jangka panjang,” jelasnya.
Ia menambahkan, tanaman pengganti nantinya akan lebih estetik dan mudah dirawat. Selain itu, aspek kerindangan dan fungsi ekologi tetap menjadi perhatian dalam desain Alun-alun yang baru. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista