Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Tekan Banjir, Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Pengairan

M Saiful Rohman • Rabu, 23 Juli 2025 | 01:03 WIB

JAGA LINGKUNGAN: Tim Satgas Pengairan bersihkan sungai di Kecamatan Taman.
JAGA LINGKUNGAN: Tim Satgas Pengairan bersihkan sungai di Kecamatan Taman.
 

RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengairan sebagai upaya konkret menekan risiko banjir dan menjaga fungsi saluran air.

Satgas ini bertugas membersihkan sungai dari sampah serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air. Selain untuk mencegah banjir, pembentukan Satgas juga bertujuan menjaga kebersihan lingkungan di wilayah Kota Delta.

Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa Satgas Pengairan disebar ke empat wilayah strategis: barat, timur, utara, dan selatan.

"Setiap wilayah kami tempatkan tiga tim yang bisa dikerahkan sesuai kebutuhan lapangan," ujarnya, Selasa (22/7).

Adapun komposisi tim terdiri dari: tim satgas sungai, delapan satgas drainase dan empat satgas irigasi.

Satgas bekerja secara rutin menyisir saluran air setiap hari untuk membersihkan lumpur, tanaman liar, dan sampah. Fokus utama adalah mengatasi pendangkalan sungai serta penyumbatan yang banyak disebabkan oleh sampah dan eceng gondok.

"Jika satu wilayah, misalnya Sidoarjo Barat, sudah tertangani, maka tim bisa dialihkan ke daerah lain. Tujuannya agar distribusi air tetap lancar dan potensi banjir bisa ditekan," jelas Dwi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai dan saluran air. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting dalam menjaga kelestarian sistem pengairan.

“Kami mengajak warga untuk tidak membuang sampah ke sungai. Ini demi kebaikan bersama,” tegasnya.

Selain mengandalkan tim teknis, pihaknya juga akan melibatkan desa dan kelurahan untuk terlibat aktif. Edukasi dan aksi gotong royong akan digalakkan secara masif di tiap wilayah.

Sebagai daerah dengan jaringan saluran air yang cukup padat dan menjadi penyangga wilayah rawan banjir, Sidoarjo memang membutuhkan sistem pengairan yang terjaga optimal.

“Dengan adanya Satgas Pengairan, kami berharap aliran air lebih lancar, lingkungan lebih bersih, dan risiko banjir bisa diminimalkan,” pungkas Dwi. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#pengairan #satgas #pemkab #Sungai #Banjir