RADAR SIDOARJO - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo melakukan rehabilitasi terhadap lima pasar tradisional tahun ini.
Proyek perbaikan tersebut kini sudah memasuki tahap lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP).
Kelima pasar yang direhabilitasi adalah Pasar Gedangan, Pasar Taman, Pasar Wadungasri, Pasar Prambon dan Pasar Bulang. Seluruh proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Kabid Pasar Disperindag Sidoarjo, Sulton Hasan mengatakan, rehabilitasi dilakukan dalam bentuk perbaikan dan pemeliharaan.
"Tidak ada yang direhab total, hanya perbaikan dan pemeliharaan," jelasnya kepada Radar Sidoarjo, Kamis, (17/7).
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan mencakup sejumlah fasilitas seperti atap, drainase, kios dan sarana umum lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan pedagang.
Target pelaksanaan pekerjaan direncanakan mulai Agustus hingga September. “Target triwulan ke tiga kami kerjakan,” ujarnya.
Lelang proyek dilakukan dengan sistem tender pascakualifikasi satu file, harga terendah sistem gugur. Setiap paket pekerjaan ditujukan untuk pelaku usaha dengan kualifikasi kecil.
Nilai pagu masing-masing proyek bervariasi antara Rp 499 juta hingga Rp 699 juta. Sebagaimana yang tercantum di LPSE Sidoarjo, proyek dengan nilai tertinggi adalah rehabilitasi Pasar Prambon sebesar Rp 699.950.790,00.
Saat ini, seluruh paket rehabilitasi masih dalam tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis, dan harga. Masing-masing tender diikuti oleh 38 hingga 48 peserta. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista