RADAR SIDOARJO – SMK YPM 8 Sidoarjo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 dengan semangat berbeda. Mengusung tema 'Dari Hati Mengenal, Dengan Cinta Belajar, Lewat Inovasi Berkarya', kegiatan ini bukan hanya sekadar perkenalan sekolah, tapi juga menjadi wadah membangun karakter dan nasionalisme siswa.
Menariknya, kegiatan ini bekerja sama dengan Kompi Kavaleri 3/TSC Sumput Sidoarjo demi membentuk kedisiplinan dan moralitas siswa. Sebanyak 686 siswa baru turut serta dalam MPLS tahun ini.
Wakasis Bidang Kurikulum Dr. Aftoni, ST., MM mengatakan, tema yang diusung merupakan bentuk penguatan dari nilai-nilai cinta lingkungan, kedisiplinan, dan inovasi.
“Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, tapi tahun ini kami tekankan bahwa siswa harus mengenal lebih dulu, lalu mencintai, dan setelah itu bisa berinovasi. Bukan untuk dirinya sendiri saja, tapi untuk sekolah dan lingkungan sekitar,” ujar Dr. Aftoni, saat pembukaan MPLS pada Sabtu (12/7).
Dr. Aftoni menjelaskan, pada sesi awal MPLS, siswa dibekali tujuh kecerdasan yang mencakup kecerdasan kebangsaan dan karakter.
“Kita ingin menanamkan nasionalisme, bukan sekadar disiplin, tapi bagaimana siswa mencintai bangsanya agar semangat belajar mereka tumbuh dari kesadaran diri,” katanya kepada Radar Sidoarjo.
Kegiatan MPLS berlangsung selama tiga hari, ditambah satu hari kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Hari pertama diawali dengan aksi bersih sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
MPLS juga akan dilanjutkan dengan sesi kedua selama dua bulan, fokus pada pembelajaran Al-Qur’an, literasi bahasa, kecakapan ibadah, serta penguatan karakter.
“Di sesi kedua, selama dua bulan kami gembleng siswa di kelas penguatan karakter. Target kami, ketika MPLS benar-benar selesai, pondasi karakter anak-anak sudah sangat kuat,” tegasnya.
Kegiatan MPLS tahun ini juga diperkuat oleh sinergi lama bersama Kompi Kavaleri 3/TSC Sumput Sidoarjo. Kolaborasi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun untuk membentuk kedisiplinan siswa sejak dini.
Wakil Komandan Kompi Kavaleri 3/TSC Sumput, Letda Kav Puthut Ananto Wibowo menegaskan, pentingnya pelatihan semacam ini bagi generasi muda.
“Banyak kegiatan yang kami laksanakan karena ini bagian dari mendidik nasionalisme. Disiplin, moralitas, kekompakan, dan keuletan adalah nilai-nilai utama yang kami tanamkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, hasil dari kegiatan ini diharapkan tidak hanya terlihat selama MPLS saja, tapi juga berpengaruh jangka panjang terhadap semangat belajar siswa di sekolah.
“Kami ingin siswa SMK YPM 8 Sidoarjo menjadi pribadi yang tangguh. Ketika mereka patuh terhadap guru, semangat belajar, dan taat aturan sekolah, maka masa depan mereka akan lebih terarah. Semua itu dimulai dari cara mereka bertindak selama belajar di sekolah,” tandasnya. (nas/dik/gun)
Editor : Guntur Irianto