RADAR SIDOARJO - Proyek betonisasi jalan strategis di Kabupaten Sidoarjo terus dipercepat. Setelah ruas Betro–Gedangan dan Kenongo–Gelam mulai dikerjakan, empat ruas jalan lain segera menyusul.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo akan segera menandatangani kontrak dengan para pemenang tender untuk proyek betonisasi tahap berikutnya. Setiap proyek ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan.
Kepala DPUBM SDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, mengatakan keempat ruas jalan tersebut sudah memiliki pemenang lelang. Proses penandatanganan kontrak akan dilakukan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Jalan Gedangan–Betro Sidoarjo Tidak Ditutup Total selama Proyek, Ini Penjelasannya
Keempat ruas jalan yang akan dibeton tersebar di berbagai kecamatan, yakni, Jalan Industri–Sidokepung (Buduran), Jalan Sidodadi–Bringin (Taman), Jalan Kureksari–Kepuhkiriman (Waru) dan Jalan Pabean–Ngingas (Sedati)
“Penandatanganan kontrak dilakukan minggu ini. Setelah itu, pengerjaan proyek akan langsung dimulai,” kata Dwi Eko.
Baca Juga: Bus Sekolah Gratis di Sidoarjo Siap Jalan Tahun Depan, Ini Rutenya
Ia menambahkan, beberapa ruas lain di wilayah Waru dan Sedati juga masuk dalam daftar pengerjaan tahun anggaran 2025. Antara lain Jalan Wadungasri–Tambak Sawah, Brigjen Katamso, Tambakrejo–Tambak Sumur, dan Kalanganyar–Segoro Tambak.
“Total ada 13 ruas jalan yang akan dibeton tahun ini. Sebagian sudah mulai dikerjakan sejak awal 2025,” jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Banjir di Jalan Porong Sidoarjo, Wamen PU Tinjau Embung Ketapang
Dwi Eko menegaskan, program betonisasi difokuskan pada jalan-jalan di kawasan industri. Hal ini dinilai penting karena tingginya intensitas lalu lintas kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Awalnya sempat ada pengusaha yang keberatan karena khawatir aktivitas usahanya terganggu. Tapi setelah kami beri pemahaman, akhirnya mereka mendukung,” ujarnya.
Baca Juga: Antisipasi Banjir di Jalan Porong Sidoarjo, Wamen PU Tinjau Embung Ketapang
Menurutnya, proyek ini akan memberikan dampak positif, baik bagi dunia usaha maupun masyarakat secara umum. Selain memperlancar mobilitas, infrastruktur jalan yang baik juga akan mendongkrak perekonomian daerah.
“Untuk kawasan industri, beton jalan dibuat setebal 30 sentimeter agar tahan dilalui kendaraan berat,” imbuhnya.
DPUBM SDA juga memastikan mutu pekerjaan sesuai standar teknis. “Kami ingin jalan-jalan strategis ini benar-benar awet dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Maka, kualitas tidak boleh main-main,” tegas Dwi Eko. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista