RADAR SIDOARJO - Seorang bocah enam tahun tewas mengenaskan setelah tersambar Kereta Api (KA) saat bermain layang-layang di perlintasan rel kereta api Dusun Cepiples, Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Sabtu (5/7) sore.
Korban diketahui berinisial FAA yang merupakan warga setempat. Peristiwa tragis ini terjadi saat Kereta Api Logawa relasi Purwokerto–Banyuwangi melintas.
Nahasnya, kepala korban remuk akibat benturan keras.
Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan mengatakan, korban saat itu sedang bermain di rel tanpa menyadari kedatangan kereta dari arah barat.
“Saat kereta melintas menuju Stasiun Tarik, saksi yang berada di lokasi sempat meneriaki korban, namun korban tidak mendengar dan akhirnya tertabrak,” ujar AKP Heri.
Tubuh FAA sempat terpental sejauh beberapa kilometer. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Polisi yang mendapat laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk dilakukan Visum Et Repertum (VER).
Dua orang teman dari korban, yang berada di lokasi saat kejadian, menyatakan mereka sudah berusaha memperingatkan korban ketika melihat kereta mendekat. Namun sayangnya, korban tak sempat menyelamatkan diri.
Ia menambahkan, pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ini dan mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama yang tinggal dekat dengan jalur kereta api. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista