Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bocah TK Asal Candi Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Sidokare Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Kamis, 26 Juni 2025 | 15:28 WIB
NAHAS: Jenazah bocah tujuh tahun saat hendak dievakuasi.
NAHAS: Jenazah bocah tujuh tahun saat hendak dievakuasi.

RADAR SIDOARJO - Warga Kelurahan Sidokare digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah bocah laki-laki yang mengapung di Sungai Avfour Sidokare, Sidoarjo pada Rabu (25/6) sore.

Bocah berinisial MAA, 7, yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) itu warga Desa Sumokali, Kecamatan Candi. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 15.30, oleh warga yang sedang melintas.

Warga sekitar, Fariz mengaku kaget saat mengetahui ada jasad anak kecil yang mengambang di permukaan sungai.

“Tadi ada warga yang mengetahui ada yang mengapung, setelah didekati, ternyata anak kecil. Sudah dalam posisi tengkurap dan kaku,” tutur pria 35 tahun itu.

Korban ditemukan mengenakan kaos Bali berwarna biru dan celana pendek hitam. Tidak ada identitas yang melekat di tubuhnya saat pertama kali ditemukan.

Salah seorang warga segera membantu mengangkat jasad korban ke daratan, lalu melapor ke Call Center (CC) 112 dan pihak kepolisian.

Polisi dari Polsek Sidoarjo Kota bersama tim Inafis Polresta Sidoarjo langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan identifikasi awal. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong guna dilakukan visum.

Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Heri Setyo Susanto membenarkan penemuan jenazah tersebut dan menyatakan bahwa korban telah berhasil diidentifikasi pada Rabu petang.

“Kami berhasil mengetahui identitas korban. Inisialnya MAA, usia tujuh tahun, warga Sumokali, Kecamatan Candi,” ungkapnya.

Heri menjelaskan, dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia menambahkan bahwa pihak keluarga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Pihak keluarga menyatakan menerima sebagai takdir dan tidak menghendaki autopsi lebih lanjut,” tandasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dugaan sementara, korban tenggelam saat bermain di sekitar sungai.

Pagi hari korban berada di kos neneknya di Desa Banjarbendo yang lokasinya tidak jauh dari sungai. Sekitar pukul 11.00, korban diketahui sudah tidak terlihat. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Anak #Sungai #sidokare #Tenggelam #Tewas