RADAR SIDOARJO - Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo telah berjalan selama satu bulan. Proyek ini ditargetkan menghadirkan wajah baru ruang publik yang ramah anak dan sarat nilai edukasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menargetkan revitalisasi selesai dalam tujuh bulan. Jika berjalan sesuai rencana, warga Kota Delta dapat menikmati wajah baru Alun-alun pada akhir tahun ini.
“Semoga selesai sesuai perencanaan dan menjadi kado terindah bagi masyarakat Sidoarjo di akhir tahun,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amiq, Minggu (22/6).
Menurutnya, revitalisasi ini tidak hanya sekadar penataan taman, tetapi bagian dari agenda besar untuk menjadikan Alun-alun sebagai ikon baru Kabupaten Sidoarjo.
“Sejak awal, proses revitalisasi dilakukan secara terbuka dan melalui tahapan panjang. Harapannya, Alun-alun bisa menjadi ikon baru yang membanggakan,” tegasnya.
Revitalisasi ini juga menyambung tampilan depan Monumen Jayandaru yang sebelumnya telah dipercantik. Kini, penataan dilanjutkan ke area belakang, termasuk pembangunan jalur pedestrian dan jogging track.
DLHK juga memberi perhatian khusus pada kebutuhan anak-anak.
“Kami siapkan area edukatif, bukan hanya untuk bermain, tetapi juga bisa menambah wawasan,” jelas Amiq.
Berdasarkan pantauan Radar Sidoarjo, area revitalisasi ditutup rapat dengan pagar seng. Saat ini, bagian Paseban Alun-alun telah dibongkar total dan pengerjaan terus berlangsung ke area utama sesuai tahapan teknis yang telah dijadwalkan. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista