RADAR SIDOARJO - Jalan Raya Porong Selasa, (17/6) kemarin tergenang banjir hingga sempat ditutup total. Kendaraan terpaksa dialihkan melalui exit tol sebagai jalur alternatif.
Genangan air mengganggu aktivitas kendaraan dari arah Surabaya - Malang dan sebaliknya. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, apakah akan ada upaya peninggian jalan.
PPK 3.5 Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur, Sentot Wijayanto mengatakan, belum ada rencana peninggian jalan. “Kalau peninggian, informasinya tahun 2023 atau 2024 kemarin hanya overlay satu lapis saja,” ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo.
Dia menjelaskan, pihaknya hanya melakukan pemasangan saluran tepi atau U-ditch. Hal itu untuk memperlancar aliran air dan mencegah genangan menutup badan jalan.
Namun, peninggian badan jalan secara vertikal belum menjadi bagian dari proyek nasional. “Kalau peninggian, kami belum ada,” ujarnya.
Sentot menjelaskan, genangan kemarin berasal dari luapan Sungai Ketapang. Aliran sungai tertahan karena permukaan air laut sedang tinggi.
Dia menegaskan, banjir seperti ini bisa berdampak buruk terhadap kondisi jalan nasional. Terlebih jika dibiarkan tanpa penanganan permanen.“Karena terkena air terus-menerus, pasti jalan bisa rusak,” pungkasnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto