RADAR SIDOARJO - Mau dibawa pulang, seekor sapi kurban ini malah terperosok dan terjebak di jembatan bambu, Pondok Candra, Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (7/6) malam.
Sapi ini terperosok tepatnya di lapangan depan Kampus 2 UINSA. Tempat tersebut memang dipergunakan pedagang untuk berjualan hewan kurban. Sejumlah pedagang nampak mengangkut sapi dan kambingnya yang masih belum terjual untuk dibawa pulang.
Namun, seekor sapi seberat 800 kilogram (kg) mengalami nasib malang, hewan tersebut terlihat begitu lemas dan tak berdaya, karena terjebak di jembatan dalam waktu yang cukup lama. Pemilik hewan kurban sudah berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkan sapinya, namun gagal.
Karena itu, Humam pemilik sapi memutuskan segera melaporkan ke Damkar Sidoarjo untuk meminta pertolongan. Laporan yang masuk direspons cepat oleh petugas rescue Damkar Pos Sidoarjo Kota.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu membeberkan, pasca terima laporan dari warga sekitar pukul 20.10, tim rescue bergerak cepat menuju ke lokasi sapi terperosok.
"Sapi kurban ini akan dipindahkan ke mobil, hendak dibawa pulang oleh pemiliknya," ujarnya ke Radar Sidoarjo, Minggu, 8 Juni 2025.
Menurutnya, ketika melintasi jembatan yang terbuat dari bambu, jembatan tersebut tidak kuat menahan beban sapi yang lumayan berat. "Akhirnya sapi tersebut terperosok ke dalam jembatan dan sulit untuk dikeluarkan. Pemilik sapi sudah berusaha untuk mengangkat sapinya itu, tapi tidak kuat," ungkapnya.
Setibanya di lokasi, Regu IV Rescue Pos Damkar Unit Kota segera mempersiapkan alat untuk mengevakuasi sapi tersebut. Setelah dicek, kaki belakang sapi malang itu masuk ke dalam jembatan yang amblas.
Ia menjelaskan, petugas segera melakukan upaya untuk mengevakuasi sapi seberat 800 kilogram tersebut. Caranya menggunakan tripod sistem dengan kapasitas beratnya mencapai 300 kilogram.
"Karena berat sapi melebihi kapasitas tripod, kami mengangkat satu persatu bagian. Mulai dari bagian kepalanya dulu diangkat, kemudian bagian badan dan terakhir bagian belakang," ungkapnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh petugas rescue, akhirnya kaki sapi bagian belakang bisa terangkat dan sapi berhasil dievakuasi. Upaya evakuasi sapi berlangsung sekitar dua jam, selesai sekitar pukul 22.30. Sapi dievakuasi dalam kondisi sehat. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto