Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

BPJS Kesehatan Sidoarjo Pastikan Calon Jemaah Haji Terjamin Kesehatannya

Vega Dwi Arista • Kamis, 8 Mei 2025 | 17:29 WIB

FASILITAS: BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo memastikan bahwa calon jemaah haji telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
FASILITAS: BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo memastikan bahwa calon jemaah haji telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

RADAR SIDOARJO – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo memastikan bahwa calon jemaah haji telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, menyampaikan bahwa penting bagi jemaah untuk menjadi peserta JKN guna mendapatkan perlindungan kesehatan, baik saat keberangkatan maupun sepulang dari Tanah Suci.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Siapkan Posko Mudik di Terminal Purabaya, Ini Pesan Wabup Sidoarjo untuk Pemudik 

“Program JKN ini memberikan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji, petugas haji, bahkan anggota keluarganya. Jaminan ini berlaku sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dan setelah kembali ke tanah air. Apabila jemaah atau petugas haji membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan saat berada di embarkasi atau debarkasi, mereka dapat dirujuk ke rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Munaqib.

Baca Juga: RSI Siti Hajar Sidoarjo Luncurkan 'Red Carpet' Layanan Kesehatan dan BPJS Gratis untuk Marbot

Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan akan terus hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat, khususnya bagi jemaah haji.

Diharapkan Program JKN dapat menjadi solusi finansial, sehingga jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang tanpa khawatir biaya pengobatan saat kembali ke Indonesia.

“Kesehatan jemaah dan petugas haji merupakan prioritas utama. Dengan adanya perlindungan dari Program JKN, mereka dapat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus mengkhawatirkan biaya,” tambahnya.

Munaqib juga menjelaskan mekanisme penjaminan pelayanan kesehatan bagi jemaah dan petugas haji.

BPJS Kesehatan memberikan penjaminan bagi yang telah masuk dalam kategori istitha’ah. Jika dalam proses istitha’ah ditemukan kondisi kesehatan yang memerlukan pelayanan, peserta JKN dapat memanfaatkannya untuk mengakses layanan kesehatan.

“Kami memastikan bahwa peserta JKN, termasuk jemaah haji reguler, khusus, dan petugas haji, dapat mengakses layanan kesehatan selama di Indonesia dengan mudah. Tahun ini juga kami tetapkan sebagai tahun edukasi bagi calon jemaah haji. Meski yang belum terdaftar tetap bisa berangkat, kami mendorong agar mereka mendaftar sebagai peserta JKN agar bisa mengakses layanan sebelum berangkat dan setelah kembali dari haji. Dari informasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, lebih dari 90 persen jemaah haji yang berangkat telah melampirkan kartu kepesertaan JKN. Ini tentu kabar positif, terlebih Sidoarjo telah meraih predikat Universal Health Coverage (UHC),” jelas Munaqib.

Ia juga berpesan agar seluruh jemaah haji senantiasa menjaga kesehatan. Kehadiran Program JKN diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan yang optimal selama berada di tanah air.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur, lancar dalam ibadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Khusaeri, menyampaikan bahwa Program JKN telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa seluruh calon jemaah haji dari Kecamatan Candi telah terdaftar sebagai peserta aktif JKN.

“Alhamdulillah, seluruh calon jemaah dari Kecamatan Candi telah terdaftar sebagai peserta JKN dari berbagai segmen. Mereka siap menunaikan ibadah haji dengan tenang tanpa khawatir terhadap biaya jika mengalami sakit. Saya sendiri telah merasakan manfaat dari program ini, dan memang sangat luar biasa,” ungkap Khusaeri.

Ia juga mengapresiasi kemudahan layanan yang diberikan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi Mobile JKN sangat membantu. Banyak fitur tersedia dan semuanya dalam satu genggaman. Ini sangat berguna, termasuk bagi jemaah yang ingin mengetahui riwayat kesehatannya. Semoga semua berjalan lancar dan menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#BPJS #Haji #Kesehatan #jaminan #jemaah