RADAR SIDOARJO - Dalam rangka memperingati hari lahir (harlah) ke-62, RSI Siti Hajar meluncurkan program layanan kesehatan prioritas dan pemberian BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja sektor informal.
Acara yang dikemas dalam bentuk halalbihalal ini digelar pada Selasa (29/4), dan dihadiri oleh Ketua PWNU Jawa Timur, jajaran PCNU, serta para Ketua MWC dan PAC Muslimat se-Kabupaten Sidoarjo.
Pada kesempatan tersebut, rumah sakit membagikan Siti Hajar Priority Card (Sipcard), yaitu kartu layanan kesehatan prioritas yang memungkinkan pemegangnya mendapatkan pelayanan tanpa harus antre lama. Selain itu, obat yang dibutuhkan akan langsung dikirim ke rumah pasien.
“Kami menyebut ini sebagai layanan 'red carpet', karena menjadi bentuk pelayanan khusus dan cepat bagi para pemegang kartu,” ujar Direktur RSI Siti Hajar, dr Iqbal Faizin, kepada Radar Sidoarjo.
Selain layanan prioritas, RSI Siti Hajar juga bekerja sama dalam memberikan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan gratis kepada pekerja informal, seperti guru TPQ, pengajar TPA, dan marbot masjid yang selama ini belum memiliki jaminan sosial.
“Masih banyak pekerja keagamaan yang belum terlindungi secara layak, baik dari sisi kesehatan maupun ketenagakerjaan. Kami ingin mereka juga mendapat hak yang sama,” jelasnya.
Iqbal menambahkan, program jaminan sosial tenaga kerja ini akan diperluas secara bertahap ke badan otonom NU dan lembaga-lembaga lain yang berafiliasi.
Meski demikian, hingga kini belum ada rincian pasti mengenai jumlah penerima maupun durasi pelaksanaan program secara keseluruhan.
“Kami berharap program ini benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dari akses layanan kesehatan dan ketenagakerjaan,” pungkas Iqbal. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista