RADAR SIDOARJO - Penumpang arus balik mudik lebaran 2025 di Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo masih menunjukkan peningkatan hingga Senin (7/4). Sebagian masyarakat sudah mulai menjalankan aktivitasnya.
Pantauan Radar Sidoarjo di lokasi, sebagian penumpang mulai memenuhi shelter kedatangan dan keberangkatan di Terminal Purabaya, Sidoarjo. Pengelola Terminal Purabaya mencatat sebanyak 43.818 penumpang pada Minggu (6/4).
"Sampai saat ini belum ada lonjakan yang signifikan. Tapi masih lebih ramai dari hari biasanya," kata Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Ahmad Badik melalui Petugas Administrasi Terminal Tipe A Purabaya, Rachul Trianomiyadi, Senin (7/4).
Menurutnya, puncak arus balik mudik lebaran di Terminal Purabaya sudah terjadi pada Minggu (6/4), tercatat ada sebanyak 43.818 penumpang dengan 2.095 armada bus yang beroperasi.
Dari jumlah penumpang tersebut, masih didominasi penumpang yang mudik menggunakan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dengan jumlah total 30.810 penumpang dengan 1.281 armada bus yang beroperasi.
"Kalau bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) penumpangnya sebanyak 13.008 dengan 814 bus yang beroperasi. Kalau jumlah penumpang lebih banyak yang berangkat sebanyak 26.240 orang," ungkapnya.
Sebaliknya, masih kata Rachul, penumpang yang datang sejumlah 17.578 orang dengan 1.044 armada bus yang beroperasi. Dalam momen arus balik mudik lebaran kali ini, jumlah penumpang yang terbanyak yakni pada Selasa (1/4) mencapai 45.481 orang.
"Kalau prediksinya puncak arus balik kemarin, tapi hari ini diprediksi masih ada peningkatan jumlah penumpang, meskipun tidak sebanyak kemarin," tuturnya.
Rachul mengimbau para penumpang agar membawa barang pribadi, uang dan keperluan lainnya sesuai kebutuhan diperjalanan. Sebab, jika berlebihan dikhawatirkan akan berpotensi menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.
"Selain itu, jika beli tiket langsung di agen resmi atau online tiket agen untuk menghindari calo. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi kurang sehat atau ada kondisi lain yang tidak memungkinkan," tandasnya saat ditemui di Terminal Purabaya, Bungurasih. (dik/gun)
Editor : Guntur Irianto