RADAR SIDOARJO - Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Sidoarjo terus digenjot Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Hingga kini, 206.198 warga atau 13,38 persen dari total 1.540.748 pemilik e-KTP telah mengaktifkan IKD.
Tahun ini, Dispendukcapil Sidoarjo menargetkan aktivasi IKD mencapai 17 persen. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target tersebut.
"Kami terus berproses, beragam upaya telah kami lakukan, mulai dari melibatkan petugas Registrasi Administrasi Kependudukan (adminduk) desa," ucap Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Reddy Kusuma, Kamis, (13/3).
Tidak hanya itu, pihaknya juga memanfaatkan program jemput bola untuk mendorong aktivasi IKD. Strategi tersebut terbukti efektif, menjadikan Kota Delta peringkat ketiga tertinggi dalam aktivasi IKD di Jawa Timur.
"Sosialisasi kepada masyarakat terus kami lakukan agar semakin banyak warga yang mengaktifkan IKD," ujarnya.
Reddy menjelaskan, aktivasi IKD memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Terutama dalam mempermudah akses layanan kependudukan secara digital.
"Dengan IKD, masyarakat dapat mengakses layanan kependudukan secara digital tanpa perlu membawa e-KTP fisik," jelasnya.
Berbagai layanan disediakan untuk memudahkan aktivasi IKD, termasuk di kantor Dispendukcapil dan mall pelayanan publik. Selain itu, kegiatan jemput bola juga digelar di kecamatan, desa, sekolah dan kampus.
Dengan strategi yang terus diperluas, Dispendukcapil optimistis target 17 persen aktivasi IKD tahun ini bisa tercapai. "Dengan semakin luasnya jangkauan sosialisasi, semoga target tahun ini selesai," tutupnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto