Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Dispendikbud Sidoarjo Tunggu Kepastian MBG selama Ramadan

M Saiful Rohman • Jumat, 28 Februari 2025 | 18:56 WIB
BELUM PASTI: Siswa SDN Larangan 1 saat menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Dispendikbud Sidoarjo masih menunggu pelaksaan MBG selama ramadan. (IST/RADAR SIDOARJO)
BELUM PASTI: Siswa SDN Larangan 1 saat menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Dispendikbud Sidoarjo masih menunggu pelaksaan MBG selama ramadan. (IST/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Mekanisme pembelajaran bagi siswa SD dan SMP selama Ramadan 1446 telah ditetapkan. Ketika awal puasa kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara mandiri di rumah masing-masing. Ini sudah dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo.

Kepala Dispendikbud Sidoarjo Tirto Adi mengatakan, pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa tahap. Saat awal ramadan, pada 27, 28 Februari serta 3, 4.hingga 5 Maret kegiatan belajar dilakukan secara mandiri oleh siswa.

"Siswa dapat belajar di lingkungan keluarga, tempat ibadah dan masyarakat sesuai tugas yang diberikan sekolah," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Jumat, (28/2). 

Dia menjelaskan, metode tersebut ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai spritual dan sosial sejak dini. Terkait panduannya pun juga sudah ia serahkan ke lembaga. 

"Nanti sekolah yang akan mengatur tugas ke anak-anak, baru kemudian mulai 6 hingga 25 maret siswa kembali belajar ke sekolah," jelasnya. 

Kendati kegiatan belajar mengajar telah diatur dengan baik. Namun kepastian terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan masih belum jelas.

Tirto menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan data terkait lembaga pendidikan di Kota Delta. Data tersebut juga telah diserahkan untuk menjadi acuan dalam penyaluran program MBG.

Baca Juga: Sesosok Mayat Ditemukan Mengapung di Sungai Prambon Sidoarjo, Ini Dugaan Penyebabnya

"Di Sidoarjo, terdapat 2.400 lembaga pendidikan dari tingkat TK hingga SMP, dengan jumlah siswa mencapai 282 ribu lebih, itu sudah kami serahkan by name by school, nanti untuk layanan yang mau diberikan BGN tinggal memilih," katanya. 

Sementara itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidoarjo, Farida Farah menyatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis resmi. Menurutnya, ada arahan terkait MBG, tetapi masih belum jelas implementasinya.

"Kami masih belum ada juknisnya, ada tapi perintahnya masih abu-abu," ujarnya. 

Hingga kini, belum ada keputusan apakah MBG akan tetap berjalan atau mengalami perubahan selama Ramadan.

Program MBG di Sidoarjo sendiri sudah berlangsung selama dua bulan. Sejauh ini, MBG telah berjalan di 19 lembaga dengan dua dapur utama yang melayani kebutuhan makanan siswa. Hingga sekarang Dispendikbud Sidoarjo masih menunggu petunjuk pelaksanaan MBG selama ramadan. (sai/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Dispendikbud #Program #pemerintah pusat #juknis #Mbg #Jadwal #Ramadan #Siswa #Puasa #Sekolah