SIDOARJO – Meskipun baru beberapa bulan diperbaiki, Jalan Kolonel Sugiono di Desa Kureksari, Kecamatan Waru, kembali mengalami kerusakan. Kondisi jalan yang rusak kali ini hampir sama parahnya dengan sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, jalan berlubang dengan kedalaman sekitar empat hingga lima sentimeter ini sering menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor. Warga setempat mengeluhkan bahwa hingga kini kerusakan jalan tersebut belum mendapat respons yang memadai dari pemerintah.
Saat ditemui di lokasi, Jumat (10/1), Woto, salah seorang warga Desa Kureksari, mengungkapkan bahwa jalan tersebut telah rusak selama lebih dari sebulan. Kondisi ini dinilai membahayakan pengendara yang melintas.
“Lubang-lubang ini kedalamannya sekitar empat hingga lima sentimeter dan tersebar di sepanjang 25 meter jalan. Kondisi ini sangat membahayakan,” ungkap Woto.
Kerusakan jalan diperparah dengan genangan banjir yang sering muncul usai hujan deras. Masalah banjir dan jalan rusak di Jalan Kolonel Sugiono, menurut Woto, belum mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten.
“Banyak pengendara motor yang terjatuh akibat lubang ini. Beberapa waktu lalu ada yang luka cukup parah hingga harus dibawa menggunakan ambulans. Anak-anak sekolah juga sering terjatuh, oleng, dan terseret beberapa meter setelah masuk ke dalam lubang,” tambahnya.
Woto juga menyebutkan bahwa masalah drainase yang tidak berfungsi optimal memperparah situasi. Saat hujan deras, air sering menggenang hingga masuk ke rumah-rumah warga. Ia juga menyoroti bahwa ada galian dari PDAM sebelumnya, namun saluran drainase belum diperbaiki seperti semula.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kureksari, Abdul Rochim, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memperbaiki jalan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tingginya volume kendaraan bertonase besar yang melintas menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
“Jalan ini menghubungkan Desa Ngingas, Kureksari, Kedungrejo, dan Janti. Sebelumnya jalan ini sudah diperbaiki oleh pemerintah kabupaten, tetapi kerusakan kembali terjadi akibat hujan deras. Warga bersama pemerintah desa saat ini menambal jalan dengan urugan gragal sebagai solusi sementara,” ujar Abdul Rochim.
Abdul Rochim menambahkan bahwa dalam waktu dekat, jalan ini direncanakan akan diperbaiki secara permanen menggunakan betonisasi. Namun, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, belum memberikan keterangan terkait rencana perbaikan jalan tersebut. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista