SIDOARJO - Pemdes Gelam Kecamatan Candi menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang terdampak banjir. Hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian dalam merespon bencana alam.
Kepala Desa Gelam, Muchammad Muslich mengatakan, pihaknya setiap tahun sudah menganggarkan dana untuk menghadapi bencana. Sehingga, ketika ada kejadian maka dirinya siap membantu masyarakat.
"Tetapi perlu digaris bawahi, tentu kami tidak ingin bencana terjadi di desa, semua itu kami siapkan untuk antisipasi," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (24/12).
Dia memastikan, bantuan sudah ia salurkan seluruhnya ke setiap rumah warga yang terdampak banjir. Seluruhnya berasal dari dana desa.
“Setelah anggaran desa habis, jika bencana terjadi lagi, kami akan meminta bantuan kepada pihak terkait di tingkat kabupaten, untuk saat ini kami masih mampu mandiri," ujarnya.
Banjir yang melanda, menyebabkan 90 rumah warga Desa Gelam tergenang. Sehingga, tidak sedikit yang mengeluh akan kasurnya basah, dan waktu tidur yang terganggu.
"Tidak adanya normalisasi sungai dan anak sungai menjadi faktor penyebab terjadinya banjir, ditambah penyumbatan yang memperburuk keadaan," jelasnya.
Karena hal itu, perbaikan sistem drainase akan menjadi salah satu prioritasnya dalam membangun Desa Gelam ke depan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gelam, Slamet Rizal mengungkapkan rasa bangganya terhadap Pemdes. Dimana alokasi dana untuk tanggap bencana melalui APBDes disalurkan dengan baik kepada warga yang membutuhkan.
"Meskipun dana yang tersedia terbatas, masyarakat sangat terbantu dengan bantuan itu," katanya.
Babinsa Desa Gelam, Serda Hartono menyampaikan terima kasih kepada Pemdes yang bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga. Dia berharap, kegiatan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan meringankan beban warga desa yang sedang menghadapi musibah.
"Dengan adanya bantuan ini, kami berharap warga Desa Gelam dapat pulih lebih cepat dari dampak banjir," tutupnya. (nas/sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista