SIDOARJO - Alun-alun Sidoarjo akan kembali direvitalisasi. Hal tersebut untuk mempercantik wajah kota sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig memastikan revitalisasi akan dimulai setelah keputusan anggaran yang ada di DPRD.
“Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo akan segera dilakukan setelah APBD 2025 sudah diputuskan, sehingga bisa kami akomodir,” ucapnya saat ditemui Radar Sidoarjo di kantornya, Kamis (12/12).
Dia menjelaskan, tahap awal revitalisasi sebenarnya telah dipersiapkan. Namun, proses lelang yang dijadwalkan tahun ini gagal. Karena tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan.
"Pembangunan dapat segera dimulai agar masyarakat Sidoarjo dapat menikmati fasilitas baru yang lebih baik," ujarnya.
"Revitalisasi Alun-alun dirancang untuk meningkatkan daya tarik kota dan destinasi wisata serta wahana edukasi bagi anak-anak," imbuhnya.
Pekerjaan revitalisasi akan mencakup seluruh area Alun-alun, termasuk area depan Masjid Agung. Nantinya, pedestrian didesain menjadi lebih lebar dan dapat digunakan untuk jogging oleh masyarakat.
Selain memperbaiki tampilan Alun-alun, Paseban juga akan diperbaiki untuk dapat lebih ramah terhadap kelompok difabel. Karena hal itu penting bagi mereka untuk dapat juga menikmati fasilitas publik Kota Delta.
"Dalam penataan kota itu, kami usahakan kabel-kabel disalurkan dengan cara ditanam, sehingga tidak akan ada lagi kabel-kabel di langit,” jelasnya.
Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 29 miliar.
"Dengan revitalisasi, diharapkan Alun-alun Sidoarjo tidak hanya menjadi ruang publik yang lebih indah, tetapi juga bisa meningkatkan citra kota yang layak dikunjungi," tutupnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista