SIDOARJO - Lingkungan Alun-alun Sidoarjo semakin bersih dari keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Hal tersebut karena penertiban yang dilakukan Satpol PP Sidoarjo.
Penertiban dilakukan untuk menjaga keindahan kota. Serta menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat.
Satpol PP secara rutin melakukan razia terhadap PKL. Mereka bergerak di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan Sultan Agung untuk memastikan area steril dari PKL.
Kasi Operasi dan Penindakan Perda Satpol PP Sidoarjo, Novianto Koesno mengatakan, sebagai wajah Kota Delta, Alun-alun Sudoarjo harus tertata rapi. Baginya, keberadaan mereka cukup mengganggu kenyaman pejalan kaki.
"Sebelumnya, banyak PKL yang mangkal di lokasi strategis, seperti di depan Masjid Agung, kami tertibkan terus, pagi, siang dan malam, petugas juga berjaga di sana," ucapnya.
AlunBaca Juga: Demo Ojol Mulai Bergerak dari Alun-alun Sidoarjo Menuju Bundaran Waru, Waspadai Lalu Lintas Macet
Setiap pelanggaran akan ditindak tegas dengan pengangkutan PKL ke kantor Satpol PP. Selain itu, banner larangan berjualan juga dipasang untuk memperjelas peraturan yang ada.
"Cukup ada perubahan yang signifikan, sudah menekan para penjual di area terlarang," ujarnya.
Novianto berharap, dengan adanya tindakan tersebut diharapkan PKL dapat lebih tertib.
Sebelumnya, lokasi itu dipadati berbagai pedagang, mulai dari siomay hingga kelapa muda. Kini, kehadiran mereka telah diminimalisir berkat upaya penertiban yang konsisten.
"Penertiban tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi bertahap ke lokasi lainnya, kalau tidak ditegasi ya akan tetap begitu saja," tutupnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista