SIDOARJO - Dua kecelakaan maut terjadi di Sidoarjo. Total tiga nyawa melayang. Pertama dua pengendara motor asal Sidoarjo tewas mengenaskan usai ditabrak truk di Jalan Raya Lingkar Timur. Tepatnya di sebelah barat jembatan Desa Klurak, Kecamatan Candi, Kamis (10/10) siang.
Nasib nahas itu menimpa Anvasa Ithriyyah dan Sofiya Erlina. Dua perempuan berusia 20 tahun itu mengalami nasib tragis. Siang itu, kedua korban berboncengan mengendarai Honda Vario.
Diketahui, Anvasa merupakan warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo. Sedangkan, Sofiya merupakan warga Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo.
Informasi yang dihimpun menyebut, insiden kecelakaan melibatkan Honda vario nopol W 2428 VN dengan truk Fuso nopol AG 9230 AJ dan Yamaha Nmax nopol W 2873 NAO sekitar pukul 13.15.
"Honda Vario yang dikendarai oleh korban melaju dari arah timur ke barat, jalan menikung," ujarnya warga setempat, Rudi kepada Radar Sidoarjo.
Sementara itu, truk Fuso yang dikemudikan oleh Moch Ichwan, 35, warga Gebang, Kecamatan Sidoarjo melaju dari arah berlawanan.
"Posisi truk menikung mau ke arah utara," ungkap pria 35 tahun itu.
Sesampainya di lokasi kejadian, truk hendak menyalip truk trailer yang berada di depannya tepat di tikungan tersebut. Namun, saat menyalip truk melaju terlalu ke kanan melebihi marka jalan dan tak memperhatikan kendaraan di depannya.
Brakkkk! Tabrakan tak bisa terhindarkan, truk Fuso adu banteng dengan Honda Vario. Akibat hantaman yang cukup keras, kedua pengendara terlempar hingga melewati guardrail pembatas jalan.
Nahasnya, kedua pengendara Honda Vario meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Saat itu, korban Anvasa sebagai pembonceng dan Sofiya yang dibonceng. Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kemudian, Yamaha Nmax yang dikemudikan oleh Hery Kiswanto, 38, warga Kecamatan Krembung, melaju dari arah timur ke barat, menabrak Honda Vario yang sudah terjatuh.
Warga menduga sopir truk dalam keadaan mengantuk saat mengemudikan kendaraannya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo AKP Ony Purnomo mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.
Sementara itu, kecelakaan kedua, korbannya berjenis kelamin pria asal Sidoarjo. Korban tewas usai terserempet bak truk di Jalan Raya Trosobo, Kecamatan Taman. Tepatnya di sekitar timbangan Trosobo, Kamis (10/10).
Saat itu, korban sedang mengendarai Honda Scoopy tanpa nopol melaju dari arah timur ke barat, arah Surabaya ke Mojokerto di lajur kanan.
"Bersenggolan sama motor lain, lalu sepeda motornya oleng," ujar warga setempat, Andriansyah.
Karena tak bisa menguasai kendaraanya, sepeda motor korban terserempet bak truk yang melaju dari arah timur ke barat. Akibatnya, korban seketika terjatuh.
Saking kerasnya hantaman, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Darah korban berceceran di tengah jalan. Melihat kejadian itu, sopir truk melarikan diri. Saat itu, korban tidak memakai helm. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista