SIDOARJO - Semalam, Sidoarjo diguyur hujan deras. Hujan tersebut terjadi meskipun saat ini kawasan Jawa Timur masih memasuki musim kemarau.
Ketua Tim Meteorologi BMKG Juanda, Shanas Prayuda mengatakan, masih ada potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di Kota Delta. Hal tersebut karena adanya fenomena suhu muka laut Selat Madura yang lebih hangat dibandingkan perairan lainnya.
"Hal itu berkontribusi pada konvergensi dan kelembaban udara yang cukup tinggi," ucapnya pada Radar Sidoarjo, Senin (23/9).
Kelembaban udara dari lapisan bawah hingga atas mencapai antara 60-100 persen Suplai uap air ke atmosfer pun menjadi berlimpah.
"Sehingga mengakibatkan pertumbuhan awan-awan konvektif penyebab hujan," jelasnya.
Shanas memprediksi bahwa hujan dengan intensitas serupa masih akan berpeluang terjadi hingga sepekan ke depan di Jawa Timur. Dia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca.
"Awal musim hujan secara normal diperkirakan akan terjadi pada November 2024 untuk sebagian besar wilayah di Jatim," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista