SIDOARJO - Identitas seorang perempuan pejalan kaki yang tewas usai tersambar Kereta Api (KA) di Jalur Kereta Api Pasar Tebel, Kecamatan Gedangan, akhirnya terungkap. Rupanya, korban merupakan warga Surabaya.
Korban diketahui bernama Siti Holifah, 55, seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Jenazah korban sudah dibawa oleh anggota keluarga ke rumah duka pada Selasa (17/9) sekitar pukul 14.00.
Kanit Reskrim Polsek Gedangan Iptu Roni Endratmoko menyampaikan, pihak keluarga korban sudah menuju ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk memastikan jenazah korban.
Menurut Iptu Roni, suami dan keluarga dari korban sudah melihat dan membenarkan bahwa korban adalah keluarganya yang tak pulang ke rumah sejak Senin (16/9) kemarin.
"Tadi pihak keluarga sudah melihat dan dibenarkan bahwa yang meninggal dunia adalah keluarganya. Jenazah sudah dibawa oleh pihak keluarganya," ujarnya.
Dijelaskannya, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Semampir, Kota Surabaya sekitar pukul 14.00 untuk selanjutnya disemayamkan.
"Dari keterangan keluarga korban, bahwa korban biasanya kalau pagi pergi ke Pasar Wonokromo naik angkot untuk belanja. Namun, ditunggu oleh keluarganya tidak pulang-pulang," ungkapnya.
Selanjutnya, pada Selasa (17/9) pagi, pihak keluarga melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Mereka pun terkejut dan shock ketika melihat berita seorang perempuan yang tertabrak KA di Pasar Tebel, Gedangan.
Akhirnya, keluarga korban mendatangi Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk memastikan dan rupanya benar.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang perempuan pejalan kaki tewas mengenaskan usai tersambar Kereta Api (KA) di Jalur Kereta Api Pasar Tebel, Kecamatan Gedangan, Senin (16/9) pagi.
Nasib tragis itu menimpa Mrs X. Perempuan berusia sekitar 50 tahun tersebut tertabrak KA Tumapel jurusan Malang-Surabaya. Tidak ditemukan identitas apapun di sekitar tubuh korban. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista