SIDOARJO - Puncak perayaan HUT RI ke-79 di Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin berlangsung meriah dengan lomba. Dua lomba yang digelar adalah lomba gendong suami istri dan kepruk guling.
Kedua lomba itu hanya diikuti oleh warga yang memiliki KTP Desa Boro. Hal tersebut supaya manfaat kegiatan dinikmati oleh warga Desa Boro itu sendiri.
Dalam lomba gendong suami istri, sebanyak 65 peserta bersaing untuk meraih gelar juara. Setelah melewati berbagai tantangan, sebanyak 20 peserta berhasil meraih posisi juara dan berhak atas hadiah sebesar Rp 1 juta.
Untuk lomba kepruk guling, kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni laki-laki dan perempuan. Di kategori laki-laki, juara pertama diraih oleh Pauk dari RT 07. Juara kedua diraih oleh Aan dari RT 05, disusul oleh Jatmiko dari RT 16 yang meraih juara ketiga, dan Ravi dari RT 19 sebagai juara keempat.
Dari kategori perempuan, Muthia dari RT 04 menjadi juara pertama, diikuti oleh Ewul sebagai juara kedua. Rahayu meraih juara ketiga, dan Erna dari RT 03 menempati posisi juara keempat.
Kepala Desa Boro, Muhammad Soichunnuruddin, mengatakan, lomba-lomba tersebut merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Sebelumnya, Desa Boro juga mengadakan pertandingan voli dan mancing mania dengan hadiah ratusan juta rupiah.
"Melihat kebahagiaan warga, kami merasa sangat puas, mereka sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan yang kami selenggarakan," ucapnya, Minggu, (1/9).
Dia juga mengharapkan agar kegiatan serupa dapat terselenggara dengan lebih baik di tahun-tahun mendatang. Harapan tersebut bertujuan agar masyarakat semakin bahagia dan terlibat aktif dalam berbagai acara.
Soichunnuruddin juga mendoakan agar donatur selalu mendapat kesehatan dan keberkahan rejeki bagi. Dukungan mereka sangat berarti dalam kesuksesan acara-acara yang diadakan.
"Semoga semua donatur terus diberi kesehatan dan rejeki yang melimpah, kami sangat menghargai kontribusi mereka dalam setiap kegiatan yang kami laksanakan," tutupnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antarwarga dan merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista