SIDOARJO - Pabrik aksesoris pakaian, PT Mulia Prima Industri (MPI) terbakar hebat, Minggu (25/8) sore. Api melalap sebuah gudang produksi yang berisikan aksesoris kancing baju berbahan plastik.
Pabrik tersebut terletak di Dusun Luwung, Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo. Insiden mengamuknya si jago merah itu terjadi sekitar pukul 15.00.
Berdasar pantauan Radar Sidoarjo, kobaran api tampak membesar dan telah menghanguskan seluruh material yang ada di dalam gudang.
Kejadian bermula saat enam pekerja tukang las sedang melakukan pekerjaan borongan untuk memperbaiki cerobong asap di bagian pengelolaan limbah, tepatnya di gudang produksi nomor tujuh.
Mereka adalah Kusairi, Kusnandar, Sadi, Yusuf, Suwanto dan Didik, yang memulai bekerja sekitar pukul 08.00. Keenam pekerja tersebut terkejut, pasalnya ketika mengelas cerobong, muncul letupan disertai dengan ledakan.
Ledakan tersebut diiringi dengan keluarnya asap hitam pekat dan muncul kobaran api. Karena material kancing baju berbahan plastik yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat merambat.
Para karyawan pabrik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Api semakin tidak terkendali dan asap hitam pekat membumbung tinggi. Sehingga, sekuriti pabrik melaporkan ke Polisi dan diteruskan ke damkar.
Dengan sigap, petugas damkar bergegas menuju ke lokasi. Petugas langsung mempersiapkan peralatan untuk memadamkan api.
Komandan Regu Damkar Pos Krian Aris Kuswoyo menyebut, pabrik kancing pakaian terbakar hebat, pihaknya merespon dengan cepat dan menuju ke lokasi kejadian.
"Atap roboh dan barang-barang yang ada di dalam gudang hangus," urainya.
Lebih lanjut, kata Aris, petugas menerjunkan sebanyak 10 mobil damkar dari pos di Sidoarjo untuk memadamkan api. Petugas damkar langsung menyemprotkan air ke arah objek terbakar.
Selain itu, sebanyak empat unit mobil damkar dari Pos Mojokerto juga diperbantukan ke lokasi, karena api semakin tidak terkendali. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00.
"Kami lanjutkan dengan pembasahan," tegasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Iptu Ali Mahmud mengatakan, pihaknya memasang police line di lokasi. Selain itu, pihaknya juga memeriksa saksi-saksi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut.
"Diduga penyebab kebakaran berasal dari percikan api saat pengerjaan pengelasan cerobong asap," tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista