SIDOARJO - Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Sidoarjo memastikan stok golongan darah O kini dalam kondisi aman. Sebelumnya, stok golongan darah O sempat mengalami kekurangan. Namun, situasi tersebut telah berhasil diatasi.
Pengurus Bidang Pelayanan Darah UTD PMI Sidoarjo, Asyiq Yusak meyampaikan kabar baik itu. Dia bersyukur, golongan darah yang awalnya cukup kritis, yakni pada Selasa, (20/8) kini sudah terpenuhi.
"Alhamdulillah sudah teratasi,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (23/8).
Mulai Kamis (22/8) banyak pendonor dengan golongan darah O yang dengan sukarela mendonorkan darah mereka. Hal tersebut menyelamatkan stok kantong darah 0 yang pada waktu itu menipis.
Asyiq mengapresiasi atas solidaritas dari masyarakat Kota Delta. Berkat kepedulian mereka, golongan darah O yang sempat kritis berhasil teratasi dengan baik.
“Iyaa, Alhamdulillah kepedulian masyarakat Sidoarjo luar biasa,” ujarnya.
Stok golongan darah O kini telah meningkat signifikan. Untuk komponen Whole Blood (WB), jumlah mencapai 104 kantong, dari sebelumnya yang hanya sekitar 60 kantong.
Sementara itu, untuk komponen Packed Red Cell (PRC) tersedia 146 kantong, Trombocyte (TC) sebanyak 62 kantong dan Fresh Frozen Plasma (FFP) 20 kantong.
Selain golongan darah O, stok golongan darah lainnya juga dalam kondisi aman. Dalam laporan UTD PMI Sidoarjo pada Kamis, (22/8) kemarin menunjukkan, golongan darah A, B, dan AB dalam kondisi aman.
Menjaga kestabilan stok darah agar tetap mencukupi kebutuhan rumah sakit dan pasien yang membutuhkan transfusi darah sangat penting. Sehingga UTD PMI Sidoarjo berharap, dukungan masyarakat terus berlanjut.
Dengan adanya solidaritas dan kepedulian dari masyarakat, UTD PMI Sidoarjo dapat memastikan pasokan darah tetap aman dan tersedia bagi mereka yang membutuhkan.
"Semoga terus banyak yang datang," pungkasya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista