DIKEBUT : Proses pembersihan lokasi ambruknya jembatan di Desa Kedungpekuk. (FOTO HUMAS DISKOMINFO)
SIDOARJO - Proses pembangunan jembatan bailey sudah mulai dilakukan. Hal itu dilakukan sebagai pengganti Jembatan Kedungpeluk, Kecamatan Candi, yang ambruk.
Proses pengerjaan dilakukan mulai Rabu (24/7). Rangka jembatan bailey itu didatangkan dari Kabupaten Sumenep, Madura. Dalam sehari, hanya empat armada yang mengangkut rangka-rangka baja tersebut. Setelah itu, perakitan dan pemasangan jembatan memerlukan waktu 4 sampai 5 hari.
”Kemungkinan dua minggu lagi jembatan sudah bisa dipakai,” kata Iwan, pengawas pelaksana pengerjaan jembatan Bailey dari Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo.
Jembatan itu dapat dilalui kendaraan roda empat. Namun, harus bergantian. Dia berharap tidak ada kendala dalam pengiriman material rangka jembatan bailey. Begitu pula pemasangannya di lokasi.
Iwan menambahkan, persiapan lokasi jembatan baru yang permanen di Kedungpeluk juga sudah dalam proses. Saat ini, bongkahan jembatan yang ada di dalam sungai diangkat. Perencanaan proyek juga sedang berjalan. Setelah itu lelang pekerjaan fisik jembatan akan dilakukan.
Proses itu membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Direncanakan, bulan September, pengerjaan Jembatan Kedungpeluk mulai berjalan. Pengerjaan fisik membutuhkan waktu sekitar 3 bulan. Diperkirakan, pada bulan November atau awal Desember 2024, Jembatan Kedungpeluk yang baru bisa digunakan.
Volume lebar jembatan juga akan ditambah. Lebar jembatan lama yang ambrol hanya sekitar 4 meter. Jembatan yang baru nanti 7 meter dengan panjang 21,7 meter. Jelas lebih lebar.
”Tiga bulan lagi kami prediksi pengerjaan jembatan Kedungpeluk yang baru sudah selesai,” ucapnya.
Kepala Desa Kedungpeluk Muhammad Madenan menyatakan sudah mengetahui rencana pembangunan jembatan bailey itu. Dia menyampaikan kepada warga bahwa pembangunan jembatan bailey paling lama dua pekan. Warga Kedungpeluk sudah menyadari kondisi ini.
”Kalau jembatan bailey ini tidak dibangun, warga tidak bisa ke mana-masa. Seperti terisolasi. Kedatangan rangka jembatan bailey ini sudah melegakan kami,” ucap Madenan. (sai/vga)