SIDOARJO - Bagi pecinta kuliner pedas di Sidoarjo, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam. Harga cabai di dua pasar tradisional utama Sidoarjo, Pasar Larangan dan Pasar Krian, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan paling signifikan. Melonjak 6,67 persen dari Rp 37.500 per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
Sementara itu, cabai merah besar juga tak luput dari kenaikan, dengan harga yang naik 12,90 persen dari Rp 31 ribu per kilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit merah pun tercatat sebesar 6,25 persen, dari Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 42.500 per kilogram.
Kenaikan harga cabai ini tentu saja menjadi kabar yang kurang menyenangkan bagi para pembeli, terutama ibu rumah tangga. Salah satu pembeli di Pasar Larangan, Tini. Dia mengeluhkan kenaikan harga cabai yang cukup tinggi. "Wah, harga cabai naik lagi. Sekarang jadi makin mahal masak pedas," ujarnya.
Kepala Disperindag Sidoarjo Widyantoro Basuki mengatakan, hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab pasti di balik kenaikan harga cabai ini. Diduga, faktor cuaca dan pasokan yang tidak stabil menjadi pemicunya.
Pihaknya akan mengambil langkah untuk menstabilkan harga cabai di pasaran. Salah satu solusinya adalah dengan melakukan operasi pasar. "Ketika kenaikan tidak wajar, kami lakukan operasi pasar," ujarnya.
Dia menyarankan masyarakat untuk menyiasati kenaikan harga cabai dengan beli cabai secukupnya. Masyarakat juga diharap menghindari membeli cabai dalam jumlah besar untuk menghindari kebusukan. (nis/vga)
Editor : Vega Dwi Arista