Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Viral! Bengkel Motor di Sidoarjo Berikan Tarif Servis Rp 250 Ribu, Begini Klarifikasi Pemilik

Diky Putra Sansiri • Minggu, 7 Juli 2024 | 10:25 WIB
VIRAL: Pengerjaan servis motor di bengkel yang banyak dikeluhkan warganet. (IST)
VIRAL: Pengerjaan servis motor di bengkel yang banyak dikeluhkan warganet. (IST)

SIDOARJO - Baru-baru ini publik digegerkan dengan nota servis sepeda motor yang viral di media sosial. Pasalnya, bengkel sepeda motor di Jalan Gajah Mada, Sidokumpul Sidoarjo diduga mematok biaya servis tinggi.

Yang menjadi sorotan publik, ongkos servis yang menyentuh harga Rp 250 ribu hingga Rp 450 ribu walaupun servis ringan. Karena tingginya ongkos servis yang dipatok oleh pihak bengkel, membuat pengguna jasa geram. Bahkan warganet turut membanjiri kolom komentar salah satu akun Instagram.

Dalam unggahan akun Instagram @sorot.sidoarjo, slide pertama terlihat mekanik bengkel sedang memperbaiki Honda Scoopy warna merah pada Senin, 1 Juli 2024. 

Kemudian, di slide kedua terlihat gambar nota servis Honda Beat dengan ongkos servis sebesar Rp 450 ribu yang terselip tulisan 'sumpah nyesel banget ke sini, motor mogok tidak didiagnosa dengan benar sampai disaranin turun mesin ongkos kena Rp 450 ribu tapi hasilnya nihil masih mogok, besoknya ke sini lagi malah dibilang itu kena yang lainnya'.

MAHAL?: Nota servis motor yang dibagikan warganet dan menjadi viral di media sosial. (IST)
MAHAL?: Nota servis motor yang dibagikan warganet dan menjadi viral di media sosial. (IST)

Selanjutnya, di slide ketiga terlihat gambar nota servis dengan total ongkos servis Rp 250 ribu yang terselip tulisan, 'parah banget asli, jasa ongkosnya saja kena Rp 250 ribu, baru kali ini ada bengkel malak seperti ini, semoga tidak ada yang kena tipu lagi, dan semoga hidup si pemilik berkah selalu dan semakin ramai orang yang lewat saja, amin'.

Begitupun dengan slide keempat dengan nota servis Honda Scoopy memperlihatkan ongkos servis sebesar Rp 250 ribu dengan rincian membeli dua oli skok dan kampas rem depan pada Senin, 1 Juli 2024. Bahkan, akun tersebut juga membagikan nama bengkel dan alamat bengkel dengan jelas.

Sebuah postingan yang mendapat 3912 like dari netizen itu menuai 691 komentar. Salah satu komentar dari akun @nuningxxx 'sudah pernah ngomel di bapak ini aku, asli emosi tingkat dewa pol'.

Kemudian, akun @novxxx menyebut 'harga sparepart normal, ongkos yang tidak normal'. Komentar netizen membanjir akun media sosial tersebut. 

Hingga akhirnya pada Jumat, 5 Juli 2024, Radar Sidoarjo mendatangi bengkel untuk mengkonfirmasi perihal harga ongkos servis bengkel yang sedang menghebohkan jagat dunia maya.

Mekanik bengkel, Kus, membenarkan bahwa yang menyervis motor dengan membayar ongkos servis Rp 250 ribu itu memang dirinya. Awalnya pemilik motor datang untuk menyervis motornya.

Setelah dicek ternyata terdapat beberapa kerusakan pada motornya. Setelah diperbaiki, pemilik motor tidak mengeluh terkait tarif yang sudah ditetapkan.

"Awalnya tidak mengeluh, langsung pergi. Seharusnya kalau dirasa tidak sesuai bisa komplain, tidak memviralkan seperti ini caranya," ujar Kus, 49.

Kus sangat menyayangkan apa yang sudah dilakukan oleh pemilik motor yang merasa bahwa ongkos kemahalan. Karena menurutnya, ongkos servis Rp 250 ribu dirasa sudah sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan.

"Memang Rp 250 ribu, tapi kalau keberatan bisa kembali ke bengkel komplain, pasti akan saya kurangi. Ongkosnya sudah sesuai dengan yang dikerjakan," imbuhnya.

Saat itu, kerusakan pada sepeda motor tersebut mengharuskan untuk mengganti oli skok belakang, kampas rem depan dan komstir motor.

Menurut Kus, baru kali ini bengkel tempatnya bekerja diviralkan. Sehingga, pelanggan yang datang semakin sedikit, akibatnya saat ini membuat bengkel menjadi sepi.

"Biasanya sehari lima sampai enam motor, tapi sekarang hanya satu, dua." keluhnya.

Hal senada disampaikan oleh pemilik bengkel Hendro Sukotjo, dia mengaku telah melihat postingan-postingan viral mengenai bengkel miliknya. Namun, dia tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut.

Meski kecewa dengan apa yang sudah dilontarkan netizen di media sosial, pihaknya mencoba menerima dan ikhlas akan perbincangan tersebut.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan pemilik motor yang memviralkan bengkel miliknya. Seharusnya, pemilik motor bisa kembali ke bengkel jika menurutnya ongkos servis yang ditetapkan tidak sesuai.

"Jika merasa tidak sesuai, bisa komplain ke bengkel, pasti dilayani. Karena ongkos servis yang diberikan beragam tergantung dengan tingkat kerumitan dan kerusakan pada motor," ungkap pria 80 tahun itu.

"Kalau matik itu kan agak susah ya bongkar mesinnya jadi kita menerapkan tarif yang sudah sesuai. Untuk patokan harga tidak ada, tergantung yang rusak apanya," imbuhnya.

Dia menambahkan, saat menyervis motor yang dimaksud, memang membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan hingga setengah hari. Ongkos yang dipatok sudah sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan. (dik/nis)

Editor : Annisa Firdausi
#bengkel motor #Biaya Servis #viral di media sosial #viral sidoarjo