Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Balongbendo Sidoarjo, Ini Dugaan Penyebabya

Diky Putra Sansiri • Senin, 1 Juli 2024 | 19:59 WIB
NAHAS : Jenazah Slamet Rudiyanto saat sedang dievakuasi Tim SAR, Minggu, (30/6). (IST)
NAHAS : Jenazah Slamet Rudiyanto saat sedang dievakuasi Tim SAR, Minggu, (30/6). (IST)
 
SIDOARJO - Warga RT 08/RW 03, Dusun Semawut, Kecamatan Balongbendo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria mengambang di Sungai Mangetan Kanal Semawut, Minggu, (30/6) sore. Korban bernama Slamet Rudyanto, 31.
 
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, korban merupakan warga Desa Kalimati, Kecamatan Tarik. Sebelumnya, korban bekerja sebagai kuli bangunan di daerah Lamongan.
 
Saat dikonfirmasi Senin (1/7), Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Iptu Ali Mahmud mengatakan, korban ditemukan mengambang oleh pencari cacing dengan posisi tengkurap.
 
 
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos dan celana hitam. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, korban meninggal dunia diperkirakan sudah tiga sampai empat hari yang lalu.
 
"Ditemukan dompet warna hitam di celana korban berisikan uang sejumlah Rp 25 ribu, serta identitas korban," ujarnya kepada Radar Sidoarjo.
 
 
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan otopsi. Namun, keluarga korban menolak. Disisi lain, barang-barang milik korban tidak ada yang hilang.
 
Dikatakannya, mengenai penyebab kematian, pihaknya tidak dapat memberikan keterangan. "Penyebab kematian tidak dapat ditentukan karena keluarga menolak korban diotopsi," ujarnya.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat tenggelam.
 
"Dari keterangan para saksi-saksi dan keluarga korban, bahwa semenjak bercerai dengan istrinya, korban mengalami depresi berat," ungkapnya.
 
Berdasarkan keterangan saksi, semula pada hari Raya Idul Adha, Senin, (17/6), sekitar pukul 15.30, korban berpamitan kepada ibu kandungnya untuk nongkrong di warung kopi dekat rumah.
 
Semenjak itu, korban sudah tidak pernah terlihat lagi dan tak kunjung kembali ke rumah. Bahkan, nomor Hp korban sudah tidak aktif. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
#Otopsi #Balongbendo #Sungai #Mengambang #Depresi #Tewas