SIDOARJO - Kabupaten Sidoarjo menaruh perhatian besar pada pengembangan desa wisata. Lima desa yang memiliki potensi wisata. Yakni Desa Candi Pari di Kecamatan Porong, Desa Ponokawan di Kecamatan Krian, Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan Kecamatan Jabon, Desa Pagerngumbuk Kecamatan Wonoayu dan desa wisata lumpur Porong. Kelimanya akan digarap serius untuk mendunia.
Langkah ifu diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Pengembangan desa wisata diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan daerah dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar," ujar Kabid Destinasi Wisata Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi SSTP, dalam kegiatan program pengembangan pariwisata di Balai Desa Candi Pari Kecamatan Porong.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kemenparekraf, Disbudpar Jatim, akademisi dari Unitomo Surabaya, travel agent, dan perwakilan dari 5 desa wisata di Sidoarjo.
Menurut dia, bekerjasama dengan platform digital pariwisata akan memberikan sejumlah keuntungan. Sebab platform tersebut akan memberikan pendampingan kepada lima desa wisata tersebut dalam berbagai aspek.
Seperti digital marketing, pemberian diskon tiket untuk menarik wisatawan kembali, pendampingan pembuatan produk kerajinan kreatif, dan kerja sama dengan travel agent untuk promosi.
Dengan pendampingan yang komprehensif ini, diharapkan desa wisata di Sidoarjo dapat berkembang dengan baik dan menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.
Targetnya, pada Agustus 2024, pendampingan terhadap 5 desa wisata selesai dan siap dipromosikan ke dunia pariwisata.
Kades Candi Pari Nurhadi menyambut baik program pengembangan desa wisata tersebut. Dia menjelaskan bahwa di desanya terdapat dua situs candi peninggalan kerajaan Majapahit, yaitu Candi Pari dan Candi Sumur. Kedua candi ini ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada malam Minggu.
Selain candi, Desa Candi Pari juga memiliki budaya tradisional ludruk dan bantengan. Nurhadi berharap desa wisata ini dapat terus dibina dan dikembangkan agar semakin menarik bagi wisatawan.
"Semakin banyak jenis budaya yang ditawarkan, wisatawan akan semakin lama tinggal di sini," ujarnya.
Pengembangan desa wisata di Sidoarjo merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan potensi pariwisata daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Dengan pendampingan dan promosi yang tepat, diharapkan desa-desa wisata ini dapat mendunia dan menjadi kebanggaan Kabupaten Sidoarjo. (nis)
Editor : Annisa Firdausi