Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Begini Langkah Dispendukcapil Sidoarjo untuk Lancarkan Aktivasi IKD

Annisa Firdausi • Selasa, 18 Juni 2024 | 22:07 WIB
AKTIVASI: Bimbingan teknis yang diberikan kepada petugas desa untuk pelayanan IKD. (IST)
AKTIVASI: Bimbingan teknis yang diberikan kepada petugas desa untuk pelayanan IKD. (IST)

SIDOARJO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memperluas jangkauan layanan melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, dalam rangka mendukung kelancaran aktivasi IKD di desa-desa, pihaknya mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada operator desa.

Bimtek itu bertujuan untuk membekali operator desa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam membantu masyarakat mengaktifkan IKD di kantor desa atau kelurahan.

Reddy menjelaskan, IKD merupakan salah satu inovasi dalam pelayanan adminduk yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi kependudukannya. Dengan IKD, masyarakat tidak perlu lagi membawa kartu identitas fisik, seperti KTP.

Sebab semua informasi kependudukan sudah tersimpan secara digital di smartphone mereka.

Penerapan IKD diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah pelayanan Adminduk kepada masyarakat. "Selain itu, IKD juga dapat membantu masyarakat dalam menjaga keamanan data kependudukannya," ujarnya.

Melalui Bimtek itu, diharapkan operator desa dapat memahami dengan baik tentang IKD dan cara membantu masyarakat dalam mengaktifkannya. Dispendukcapil Sidoarjo juga akan terus memberikan pendampingan kepada operator desa dalam pelaksanaan IKD di desa-desa.

Reddy menyebutkan, tahun ini targetnya sebanyak 30 persen dari jumlah penduduk Sidoarjo sudah mengaktivasi IKD. Persentase itu setara sekitar 300 ribu orang. Hingga saat ini baru sekitar 10 ribu yang sudah mengaktivasi.

Untuk mencapai target tersebut, diakuinya perlu kerja keras dan partisipasi aktif dari masyarakat. Pihaknya bahkan rutin menggelar kegiatan jemput bola untuk mempercepat aktivasi IKD.

Saat ini memang masih dalam proses sosialisasi dan aktivasi. Sedangkan implementasi IKD di instansi vertikal masih belum sepenuhnya terwujud. (nis)

Editor : Annisa Firdausi
#Dispendukcapil Sidoarjo #INFORMASI KEPENDUDUKAN #administrasi kependudukan #Aktivasi IKD #pelayanan administrasi