Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sidak Hewan Kurban di Sidoarjo, Temukan Tiga Sapi Terindikasi PMK, Ini Ciri-cirinya

M Saiful Rohman • Rabu, 12 Juni 2024 | 01:08 WIB

 

PENCEGAHAN: Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo saat memeriksa kesehatan sapi untuk kurban. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
PENCEGAHAN: Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo saat memeriksa kesehatan sapi untuk kurban. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Menjelang Hari Raya Idul Adha, sejumlah sapi terkena virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan terpantau belum powel. Hal tersebut ditemukan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo usai memeriksa hewan kurban sapi di Jalan Raya Lingkar Timur, Selasa (11/6).

Kepala Bidang Produksi Peternakan, Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, Toni Hartono mengatakan, pihaknya menggelar pemeriksaan sekaligus inspeksi mendadak terhadap hewan kurban yang sedang dijual. Itu dilakukan guna memastikan hewan yang dijual sehat dan layak kurban.

"Ada 32 titik pemeriksaan yang kami lakukan, di Prasung ini kami temukan beberapa ternak yang belum powel artinya umurnya masih kurang, serta tiga sapi yang terindikasi PMK," ucapnya.

Dari pemeriksaan fisik yang dilakukan petugas, sapi berjenis limosin dan simental tersebut mengalami beberapa gejala. Diantaranya adalah nafsu makan menurun serta beberapa luka di mulut.

"Kami temukan sapi dengan ciri-ciri nafsu makan yang kurang, dan beberapa luka di hidung serta mulut yang mengeluarkan air liur berlebih," terangnya.

Atas temuan itu, petugas langsung memberikan suntikan antibiotik untuk supporting therapy. Sekaligus pemberian vitamin agar nafsu makan sapi terus mengalami peningkatan.

"Kami meminta penjual untuk memisahkan sapi dari kandang, atau jika mengalami indikasi berlebih maka tidak disarankan untuk dipotong," imbaunya.

Toni juga mengimbau agar para penjual hewan kurban lebih memperketat kondisi kebersihan area tempat penampungan penjualan hewan kurban.

"Dalam jangka satu minggu bisa sembuh, asal setiap hari kondisi tidak semakin memburuk," pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Sapi #PMK #Penyakit #Dinas Pangan #Kurban