SIDOARJO - Warga RT 04/RW 01 Berbek I, Kecamatan Waru geger. Pasalnya, Iwantoro warga Bojonegoro ditemukan tewas dengan posisi tergeletak di dalam kamar kos, Rabu (24/4) sore.
Pria 44 tahun itu ditemukan tak bernyawa oleh warga. Jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan otopsi. Namun, keluarga korban menolak.
Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani membenarkan adanya kejadian tersebut di wilayah Berbek, Waru.
Terkait penyebab kematian, pihaknya tidak dapat memberikan keterangan. "Penyebab kematian tidak dapat ditentukan karena keluarga menolak diotopsi," katanya, saat dikonfirmasi pada, Jumat (26/4).
Di tubuh jenazah memang tidak ditemukan lebam maupun tanda-tanda kekerasan. "Meninggal dalam keadaan wajar," tegasnya.
Menurut Yani, korban di kos tersebut tinggal sendiri. Sedangkan, istrinya tinggal di desa. "Tapi ada orang tuanya di Pondok Tjandra," jelasnya.
Akan tetapi, menurut informasi dari warga sekitar, korban sebelumnya menderita sakit vertigo. Sebelumnya, pada Rabu (24/4) pagi, korban terlihat masih nongkrong di warung kopi.
Warga sekitar Nurul mengungkapkan, setelah itu warga tidak mendapati korban keluar kamar kos sama sekali. Tetangga kos mulai curiga, biasanya korban masih keluar kamar kos untuk ke kamar mandi.
Namun perempuan 26 tahun itu menyebut, hingga sore hari korban tidak keluar kamar kos. Sehingga, tetangga kos meminta tolong kepada warga untuk melihat keadaan korban.
Baca Juga: Mayat Wanita dengan Tangan Terikat di Porong Diduga Dibunuh
"Akhirnya warga memanggil pak RT untuk diajak bersama sama melihat kondisi korban," ujarnya.
Sesampainya di depan kamar korban, pintu kamar kos terkunci dari dalam. Sehingga, warga kesusahan untuk membukanya. Kemudian, warga berinisiatif untuk membuka pintu dengan membuka selot pintu dari dalam.
"Tangannya warga dimasukkan melalui jendela dan akhirnya pintu terbuka," imbuhnya.
Nahasnya, warga bersama RT setempat mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi kaki ditekuk dan tangan memegang kepala. Selain itu, kondisi korban sudah kaku dan membiru. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista