SIDOARJO - Sebanyak 2.365 calon jemaah haji (CJH) di Kabupaten Sidoarjo mengikuti kegiatan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 16 hingga 19 April 2024.
Manasik haji tersebut dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama dan sesi kedua. Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada tanggal 16 hingga 17 April, diikuti oleh 602 CJH pada hari pertama dan 592 CJH pada hari kedua.
Sedangkan untuk sesi kedua yang dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 19 April, diikuti oleh 600 CJH pada hari pertama dan 571 CJH pada hari kedua.
Menurut Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Sidoarjo Khoidar, kegiatan manasik haji bertujuan untuk memberikan bekal awal dan pengetahuan tentang penyelenggaraan ibadah haji bagi para CJH.
"Selain itu, kegiatan ini juga untuk memberikan informasi dan gambaran tentang situasi, kondisi, baik selama di perjalanan maupun di Tanah Suci," ujar Khoidar.
Dia menjelaskan, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memenuhi standar legalitas, kualitas, kenyamanan, kesehatan, kemudahan akses, kelengkapan sarana dan prasarana, serta jaminan keamanan bagi para CJH.
Oleh karena itu, Khoidar meminta seluruh CJH agar senantiasa mempersiapkan diri dengan baik sebelum bertolak ke Tanah Suci. "Membekali diri dengan ilmu tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji agar semua rukun haji, wajib dan sunah dikerjakan sempurna," imbuhnya.
Khoidar juga berharap kegiatan manasik haji ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para CJH dalam melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci dengan penuh khusyuk dan mabrur.
"Kegiatan manasik ini adalah kesempatan baik, dimana kita dapat menimba ilmu guna mempersiapkan diri untuk ibadah haji di tanah suci," pungkasnya. (nis)
Editor : Annisa Firdausi