Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Ternyata Ini Penyebab Harga Daging Ayam di Sidoarjo Meroket, Capai Rp 50 Ribu Per Kg

Annisa Firdausi • Minggu, 14 April 2024 | 16:05 WIB
BANYAK DICARI: Pedagang daging ayam di pasar tradisional mengakui minim pasokan yang membuat harga meroket. (IST)
BANYAK DICARI: Pedagang daging ayam di pasar tradisional mengakui minim pasokan yang membuat harga meroket. (IST)

SIDOARJO - Memasuki hari keempat pasca Lebaran 2024, harga daging ayam di beberapa pasar tradisional Sidoarjo mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga daging ayam kini mencapai Rp 45 hingga 50 ribu per kilogram.

Angka itu naik dari Rp 35 ribu per kilogram pada pekan lalu. Lonjakan harga itu dipicu oleh tingginya permintaan daging ayam saat Lebaran yang tidak diimbangi dengan pasokan dari peternak. 

Pedagang ayam di Pasar Suko Imam mengungkapkan bahwa kenaikan harga ayam sudah terjadi sejak H-2 Lebaran.

"Saat ini pasokan masih cukup sulit, sedangkan permintaan cukup banyak. Mungkin stok makanan di rumah setelah Lebaran sudah habis, jadi mulai belanja ke pasar. Tapi barangnya masih kosong," ujar Imam.

Selain itu, banyak pedagang ayam yang masih menikmati libur Lebaran sehingga pendistribusian daging ayam pun dibatasi. Hal itu semakin memperparah situasi dan menyebabkan kelangkaan daging ayam di pasaran.

Kenaikan harga daging ayam dikeluhkan oleh para pembeli. Salah satu pembeli, Siti, mengaku terpaksa membeli daging ayam dengan harga yang tinggi karena membutuhkannya untuk kebutuhan sehari-hari.

"Mau bagaimana lagi, kebutuhan makan ya harus dibeli. Tapi harganya memang mahal," keluh Siti.

Pemerintah daerah Sidoarjo diharapkan dapat segera mengambil langkah untuk mengatasi lonjakan harga daging ayam ini agar tidak membebani masyarakat.

Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mendorong peternak untuk meningkatkan produksi ayam dan juga memperlancar distribusi daging ayam ke pasaran. (nis)

Editor : Annisa Firdausi
#Pasar Tradisional #pasar sidoarjo #Harga Ayam #harga ayam naik