Pastikan Keamanan Mudik Lebaran, Kapolri dan Panglima TNI Cek Kesiapan di Terminal Purabaya di Sidoarjo
Diky Putra Sansiri• Jumat, 5 April 2024 | 04:06 WIB
PERSIAPAN : Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Agus Subianto didampingi Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengecek Terminal Purabaya. (DIKY PUTRA SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengecek kesiapan Pos Terpadu dan Pos Pelayanan mudik Lebaran 1445 H di Terminal Purabaya, Kamis (4/4).
Dalam kunjungannya kali ini, Kapolri juga menyapa masyarakat yang akan melakukan mudik Lebaran melalui Terminal Purabaya dan memberikan parcel untuk penumpang bus.
Usai menyapa masyarakat, Kapolri juga meninjau gerai tes urine pengemudi bus. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya keliling bersama Kapolri dan Panglima TNI mulai dari Semarang, Bali dan terakhir di Surabaya.
"TNI Polri benar-benar memberikan dukungan pada obyek-obyek transportasi dan memberikan pengamanan serta safety itu sangat penting," ujarnya.
Menurut Budi, kehadiran Polri sangat penting berkaitan dengan keamanan, terutama servicenya yang sudah dilakukan lebih dari biasanya. Ada tes urine maupun tes kesehatan merupakan standar baru di terminal.
"Saya menitipkan kepada petugas untuk melakukan ram check pada seluruh bus yang akan berangkat, kalau kesehatan sudah dicek maka bus juga harus dicek," tegasnya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan kesiapan fasilitas yang ada di Pos Terpadu dan Pos Pelayanan di Terminal Purabaya.
"Jadi dari hasil pemeriksaan kita lihat tadi ada pemeriksaan untuk tes urine dan pelayanan kesehatan bagi penumpang maupun bagi sopir, saya kira ini bagus," ucapnya.
Terlebih, ada ruang pelayanan apabila ada keluhan dari masyarakat mengenai gangguan terkait masalah kriminalitas. Secara umum, ini menjadi penting bahwa wilayah Jawa Timur menjadi salah satu tujuan utama pemudik.
Berdasarkan hasil evaluasi pada 2023. Angka laka lebih tinggi dibanding dengan wilayah lain. Sehingga, pihaknya mengingatkan untuk benar benar menjaga keselamatan para pemudik bagi yang menggunakan kendaraan pribadi.
"Masyarakat yang capek bisa istirahat terlebih dahulu jangan buru buru pengen cepat sampai menambah kecepatan dan lain-lain malah terjadi hal hal yang tidak diinginkan," urainya.
Kapolri berpesan, untuk selalu dilakukan pengecekan kepada para pengemudi guna memastikan bahwa mengemudi dalam keadaan sehat, prima dan tidak ada masalah yang akan berdampak fatal.
"Tentunya kita minta untuk seluruh petugas yang ditugaskan supaya terus memberikan pelayanan yang terbaik. Sehingga pelayanan mudik 2024 ini bisa dilaksanakan dengan baik," tegasnya.
Disisi lain, Panglima TNI Agus Subiyanto juga menyampaikan, Kodam V Brawijaya menyiagakan 2.000 personel yang nantinya akan ditempatkan di posko dan pos pelayanan yang tersebar di Surabaya.
Selain itu, personel TNI juga menyiapkan alat angkut darat, laut dan udara. Tak terkecuali, SAR seperti kapal boat dan mobil derek.
"Nanti kita sebar di jalan tol apabila terjadi laka bisa segera dipikirkan kemudian juga beberapa ambulans ada di titik-titik rawan," tandasnya. (dik/vga)