Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Mengenal Bupati Pertama Sidoarjo RT Notopuro yang Jadi Nama Baru RSUD

Annisa Firdausi • Sabtu, 9 Maret 2024 | 14:30 WIB
PERTAMA: Raden Tumenggung Notopuri yang menjadi bupati pertama Sidoarjo. Kini namanya diabadikan dalam RSUD. (IST/PEMKAB SIDOARJO)
PERTAMA: Raden Tumenggung Notopuri yang menjadi bupati pertama Sidoarjo. Kini namanya diabadikan dalam RSUD. (IST/PEMKAB SIDOARJO)

SIDOARJO – Pemilihan nama Raden Tumenggung Notopuro sebagai nama baru RSUD Sidoarjo ternyata memiliki arti yang mendalam. Sejarah Kabupaten Sidoarjo terpatri dalam sosok RT. Notopuro, yang bergelar Tjokronegoro I, sebagai bupati pertamanya.

Dia adalah putra dari Bupati Surabaya dan menetap di Pandean. Namun, kehadirannya tidak hanya ditandai oleh keberadaannya sebagai pemimpin, tetapi juga oleh jejak pembangunan yang diwariskannya.

Pada masa pemerintahannya, masjid Al Abror di Pekauman mengalami proses renovasi yang mengubah wajahnya. Namun, kontribusi terbesarnya terletak pada perubahan nama kabupaten.

Berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 10/1859 tanggal 28 Mei 1859, Kabupaten Sidokarie diganti nama menjadi Kabupaten Sidho-Ardjo, yang sekarang dikenal sebagai Sidoarjo.

Pada tahun 1862, pria yang mendapat gelar Tjokronegoro I itu mengambil keputusan berani dengan memindahkan rumah Kabupaten dari kampung Pandean ke kampung Pucang (Wates). Di sana, dia mendirikan Masjid Jami' (Masjid Agung), yang menjadi salah satu landmark penting di Sidoarjo hingga saat ini.

Selain itu, di sebelah barat masjid, dia juga mendirikan Pesarean Pendem (Asri). Tempat ini tak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga tempat peristirahatan terakhirnya.

Meskipun kepemimpinannya tergolong singkat, hanya berlangsung sekitar 4 tahun, namun Tjokronegoro I meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi Kabupaten Sidoarjo. Pada tahun 1862, dia meninggal dunia setelah menderita sakit dan dimakamkan di Pasarean Pendem Hing Asri yang terletak di belakang Masjid Agung Sidoarjo.

Sebagai penggantinya, pada tahun 1863, kakak almarhum diangkat sebagai Bupati Sidoarjo, yaitu Bupati R.T.A.A Tjokronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono), yang merupakan pindahan dari Lamongan. (nis/vga)

Editor : Annisa Firdausi
#Sejarah Sidoarjo #kerajaan #Bupati Pertama #RSUD Sidoarjo #RT Notopuro