SIDOARJO - Sejumlah sayur di Pasar Porong mengalami kenaikan harga. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebabnya.
Salah satu pedagang, Miul mengatakan, harga wortel saat ini naik hampir 70 persen. Dari yang awalnya Rp 6 ribu per kilogram kini menjadi Rp 10 ribu per kilogram.
"Harga wortel naik sekitar Rp 4 ribu per kilogramnya," ucapnya saat ditemui di Pasar Sayur Porong, Selasa (5/3).
Dia menjelaskan, naiknya harga tersebut sudah berlangsung sejak lama. Kurang lebih sudah satu bulan harga sayur jenis wortel mengalami kenaikan.
Miul mengaku, saat ini ia mendapatkan banyak komplain dari pembeli. Hal tersebut akibat harga wortel yang tak kunjung turun.
"Saat ini sudah banyak banget yang mulai komplain karena harganya mahal," ujarnya.
"Akhir-akhir ini pembeli juga mengalami penurunan, kalau satu dua bulan kemarin masih agak stabil, sekarang turun hampir 40 persen," tambahnya.
Pedagang lainnya, Muhammad Malik meyebut jika saat ini harga bawang merah maupun bawang putih mengalami kenaikan. Rata-rata naik sebesar Rp 2 ribu.
"Harga bawang merah kelas menengah ke bawah sekarang Rp 24 ribu per kilogram dari yang awalnya Rp 22 ribu, kalau yang kelas menengan ke atas Rp 25 ribu menjadi Rp 27 ribu per kilogram, itu yang paling super," katanya.
Berbeda dengan bawang merah, bawang putih hanya mengalami kenaikan sebesar Rp 1 ribu. Yakni dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 31 ribu per kilogram.
Menurut Malik, naiknya harga bawang putih karena pasokan tersebut didapatkan dari hasil impor. Sehingga ia mengaku tak dapat menentukan harga bawang putih secara pasti.
Sedangkan naiknya harga bawang merah, ditentukan dari petani. Kemungkinan petani bawang merah mengalami penurunan stok.
Sementara itu, pembeli sayur asal Madura, Aini mengungkapkan, jika sayur di Pasar Porong lebih murah daripada di Madura. Karenanya ia lebih memilih datang belanja ke Sidoarjo.
Dia menerangkan, jika harga cabai di Pasar Porong hanya Rp 50 ribu per kilogramnya. Apalagi kalau beli banyak ia akan mendapatkan potongan harga.
"Harganya Rp 50 ribu per kilogramnya, kalau beli lima kilo harganya jadi Rp 49 ribu," terangnya.
Aini menjelaskan, harga di Madura dapat mencapai Rp 60 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogramnya. Karenanya di Pasar Porong tersebut belanja untuk ia jual kembali di Madura. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista