SIDOARJO - Revitalisasi taman trotoar GOR Sidoarjo hingga kini tak kunjung selesai.
Padahal pekerjaan sudah memasuki hari ke 22 dari keterlambatan pengerjaan yang seharusnya selesai pada akhir tahun kemarin.
Akan tetapi keadaan taman trotoar masih terlihat semrawut. Material bangunan juga masih tampak menumpuk di atas trotoar.
Sedangkan di bagian pintu selatan, yakni di Jalan Pahlawan tiang lampu dan pot kembang sudah terpasang dengan baik.
Akan tetapi kondisinya masih belum tertata rapi. Banyak juga material bangunan yang berserakan.
Kabid Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Hery Santoso mengakui bahwa pekerjaan pedestrian GOR Sidoarjo tidak selesai tepat waktu. Sebagaimana yang sudah dijanjikan kontraktor pelaksana.
“Iya memang belum selesai, kemarin kan mintanya perpanjangan 20 hari, sekarang minta diperpanjang lagi,” ucapnya.
Menurutnya, permintaan perpanjangan waktu masih boleh dilakukan. Akan tetapi tidak melebihi 50 hari dari kontrak akhir pekerjaan.
Meski begitu denda keterlambatan kontraktor tetap berlaku sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 21 tahun 2021.
“Iya kontraktor akan tetap kena sanksi penalti, dendanya satu permil dari nilai kontrak per hari,” terangnya.
Hery menjelaskan, alasan keterlambatan tersebut dikarenakan kontraktor yang kesulitan dalam mencari tukang pemasangan instalasi kabel lampu.
Karena hal tersebut hanya dapat dilakukan tenaga profesional.
Pekerjaan pemasangan aliran kabel ke semua lampu di pedestrian GOR Sidoarjo tidak bisa dilakukan secara terpisah. Sebab semua menjadi satu kesatuan.
“Katanya (kontraktor, red) saat pasang kabel tidak bisa dipisah-pisah, harus berurutan,” terangnya.
Seperti diketahui, revitalisasi taman trotoar GOR Sidoarjo sepanjang 1.207 meter dan lebar antara 2,5 hingga 8 meter itu diharapkan menjadi wajah baru Kota Delta.
Sekaligus memberikan rasa nyaman bagi pejalan kaki. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista