SIDOARJO - Warga RT 07/RW 01 Dusun Bendosantren, Desa Bendotretek, Kecamatan Prambon gempar. Samen, warga RT 07/RW 02 Dusun Doplang, Kecamatan Prambon ditemukan meninggal akibat tercebur di Sungai Bujel, desa setempat.
Laki-laki 72 tahun itu ditemukan tak bernyawa, Selasa (2/1) sekitar pukul 19.20. Dia ditemukan oleh warga sekitar dalam keadaan meninggal dunia akibat tenggelam.
Kapolsek Prambon AKP Kamid Subandrio mengatakan, pada Selasa sekitar pukul 05.00, korban pamit bekerja untuk mengerjakan lahan padi di sawah milik salah satu warga.
Korban tidak kerja sendirian, tetapi ditemani oleh empat kawannya, termasuk korban. Samen terlihat bersemangat saat bekerja tersebut.
Menurutnya, sekira pukul 11.00 waktu istirahat kerja telah tiba. Korban diajak pulang oleh rekannya untuk beristirahat sejenak.
Namun, korban menolak dan memilih pulang untuk jalan sendiri. Ironisnya, korban memilih jalan sendiri di dekat bibir sungai. Selepas waktu istirahat usai, rekan korban yang awalnya mengajak korban pulang, kemudian menjemput ke rumah korban untuk berangkat bekerja kembali di sawah sekitar pukul 13.00.
"Saat dijemput temannya, korban tidak ada di rumah," ungkapnya.
Mendapati hal tersebut, keluarga dan rekan korban curiga dan khawatir atas kondisi korban. Keluarga dan warga bergegas pergi ke sawah dan menyusuri sekitaran sungai untuk mencari keberadaan korban.
Proses pencarian berlangsung cukup lama. Seluruh area sudah disisir oleh warga, namun belum mendapatkan hasil.
Sekitar pukul 19.00 korban baru ditemukan oleh dua orang warga di tepi sungai. Samen terlihat hanya bagian kepala yang menyembul di permukaan. Saat diangkat, korban sudah dalam keadaan membujur kaku.
Kamid menambahkan, kedalaman sungai kurang lebih empat meter. Diduga korban meninggal akibat tidak bisa berenang. Korban ditemukan meninggal dengan mengenakan kaos oblong warna kuning bergaris dan memakai celana warna hitam.
Hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun benda tumpul.
"Jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarga," pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista