SIDOARJO - Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda diprediksi meningkat sebesar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Karena itu, Bandar Juanda resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru di Lobby Terminal 1 (T1), Selasa (19/12). Puncak kenaikan penumpang libur Natal diperkirakan pada Jumat (22/12). Sedangkan, puncak libur tahun baru pada Jumat (29/12).
General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar mengatakan, Posko Terpadu akan dilaksanakan selama 16 hari dimulai 19 Desember 2023, sampai 3 Januari 2024.
Selama periode tersebut, direncanakan Bandar Juanda akan menambah jam operasional. Yang dimana sebelumnya beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 21.00 menjadi mulai pukul 05.00 hingga 22.00.
Menurut Sisyani, sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan, pihaknya melaksanakan Posko Terpadu untuk memantau dan memastikan arus pergerakan pesawat, penumpang, dan barang.
"Supaya libur Natal dan Tahun Baru berjalan dengan aman, tertib, nyaman dan lancar," harapnya.
Dia mengungkapkan, perkiraan puncak kenaikan penumpang libur Natal diperkirakan akan terjadi pada Jumat (22/12). Perkiraan jumlah penumpang pesawat yang tiba dan pergi pada Jumat nanti sebanyak 56.391 penumpang.
"Terdiri dari rute domestik 46.089 penumpang dan rute internasional 10.302 penumpang," ucapnya.
Sedangkan, puncak penumpang pesawat libur Tahun Baru diprediksi terjadi pada Jumat (29/12). Dengan perkiraan pergerakan penumpang pesawat sebanyak 49.152 penumpang.
"Terdiri dari rute domestik 38.880 penumpang dan rute internasional 10.272 penumpang," jelasnya.
Baca Juga: Sengketa Tanah di Kawasan Otoritas Bandara Juanda Sidoarjo, Dua Pihak Sama-Sama Mengeklaim
Dia menambahkan, pada libur Nataru kali ini diprediksi mengalami lonjakan penumpang sebesar 35 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Pergerakan pesawat naik sebesar 34 persen dibandingkan tahun lalu, karena memang kondisi trafik saat ini sudah mulai mendekati kondisi normal seperti sebelum pandemi," tambahnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista