SIDOARJO - Empat hari berturut-turut, asap tebal halangi akses jalan pintu masuk dan keluar Perum Delta Sari Indah, Desa Kureksari, Kecamatan Waru. Hal tersebut akibat dari lahan kosong yang terbakar tepat di sisi utara akses gapura Delta Sari sejak Rabu (22/11)
Kebakaran yang terjadi sempat membuat warga sekitar heboh. Pasalnya api sudah hampir merembet ke dinding pembatas jalan dan asap tebal menghalangi pandangan pengendara.
"Saya melihat tiba-tiba api muncul dari lahan kosong tersebut," kata warga sekitar, Dwi.
Menurutnya, kabut asap tebal akibat kebakaran hingga tampak menutup akses jalan keluar-masuk Delta Sari.
"Asapnya tebal sampai ke jalan, sehingga pandangan menuju ke jalan agak terganggu," keluhnya.
Dia menyampaikan, api menjalar dengan cepat dan asap semakin tebal. Pria 24 tahun tersebut mengungkapkan warga sudah menghubungi damkar.
"Kalau ini tadi selesai salat Jumat, dua hari lalu sempat terbakar malam hari. Berhasil dipadamkan oleh pemadam, dan saat ini kebakaran lagi," tuturnya.
Diduga, kebakaran itu terjadi karena lahan memang sengaja dibakar. Guna membersihkan ilalang yang masih ada di lokasi.
Hal tersebut bebarengan dengan proses pengerjaan Frontage Road di sisi timur jalan. Luas area yang terbakar sekitar 500 meter persegi. Pemadam kebakaran dari Pos Waru dua unit, Pos Buduran dua unit, Pos Kota satu unit dan Pos Candi satu unit langsung datang untuk mengatasi kebakaran tersebut.
Komandan Pleton Damkar Pos Waru Sutoyo mengatakan, kasus kebakaran lahan butuh waktu yang cukup lama untuk memadamkannya.
"Ini merupakan laporan keempat, terjadinya kebakaran di lokasi yang sama," tambahnya.
Terlihat perjuangan petugas memanjat dinding pembatas untuk memadamkan api, karena dinding yang begitu tinggi, petugas menggunakan tangga untuk menaikinya dan menuju titik terbakar.
Selain itu, mobil Damkar nampak mondar-mandir mengisi air agar api segera padam. Diketahui, hingga pukul 16.00 petugas masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista