SIDOARJO - Pohon Sono di Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono tumbang, Minggu (8/10) siang. Diduga insiden ini dipicu pohon yang sudah lapuk dan angin kencang.
Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, batang pohon yang cukup besar menutup ruas Jalan Raya Sukodono. Selain itu, menimpa bagian depan toko dan satu kendaraan.
Penjaga toko Yuriki mengaku kaget setelah mendengar suara keras terdengar dari depan tokonya. Saat itu, ia berada di dalam toko. Dia bergegas keluar untuk memastikan.
"Pas saya mau keluar, atap yang berada di bagian depan roboh," ujarnya.
Akhirnya, dia keluar melewati celah atap yang roboh. Ternyata pohon besar yang berada di depan toko tumbang menimpa tokonya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, salah satu relawan BPBD, Adzani mengatakan, pohon setinggi kurang lebih tujuh meter tumbang menutup ruas jalan. Peristiwa yang terjadi tersebut dilaporkan sekitar pukul 12.00.
"Faktor yang mengakibatkan pohon ini (pohon sono) tumbang, sudah lapuk dan yang kedua karena angin kencang," ujarnya.
Tak hanya itu, dahan pohon turut menimpa jaringan kabel listrik. Terkait dengan penanganannya, sepuluh personel dari BPBD Sidoarjo terlibat dalam evakuasi pohon tumbang itu.
Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, selain menutup akses jalan raya, pohon tumbang tersebut menimpa satu kendaraan dan toko sandal di sisi barat jalan, hingga mengakibatkan bagian depan toko rusak.
Saat evakuasi berlangsung, arus lalu lintas dialihkan ke jalan alternatif desa oleh polisi dan dibantu warga sekitar. Proses evakuasi pemotongan batang dan dahan pohon yang melintang di jalan berjalan selama dua jam. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista