Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Puluhan Unggas di Sidoarjo Mati Mendadak, Periksa Kemungkinan Flu Burung

Annisa Firdausi • Sabtu, 9 September 2023 | 00:23 WIB

CARI PENYEBABNYA: Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo mengecek unggas yang mati mendadak di Tanggulangin beberapa waktu lalu. (IST)
CARI PENYEBABNYA: Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo mengecek unggas yang mati mendadak di Tanggulangin beberapa waktu lalu. (IST)


SIDOARJO - Dalam upaya menjaga kesehatan hewan di Kabupaten Sidoarjo, Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo menjalin kerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan kegiatan surveilans flu burung. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penyebaran virus flu burung di lokasi-lokasi lalu lintas hewan unggas.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Eni Rustianingsih mengungkapkan, surveilans flu burung telah dilakukan di Pasar Sepanjang, Kecamatan Taman, dan Pasar Unggas Larangan, Kecamatan Candi. Langkah itu diambil sebagai tindakan pencegahan guna mengidentifikasi potensi penularan virus flu burung yang bisa membahayakan unggas dan bahkan manusia.

Selain itu, pihaknya juga menindaklanjuti laporan adanya kematian unggas di Desa Penatar Sewu, Kecamatan Tanggulangin. Dalam laporan tersebut, puluhan ekor hewan unggas dilaporkan mati mendadak dalam satu bulan terakhir.

Untuk mengungkap penyebabnya, pihaknya melakukan tindakan pengambilan swab oropharynx dan kloaka pada hewan yang telah mati maupun yang masih hidup. "Sampel ini akan diperiksa lebih lanjut untuk mengkonfirmasi keberadaan virus flu burung," katanya.

Dia menjelaskan, flu burung disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A yang berasal dari burung. Sebagian besar jenis virus flu burung hanya dapat menyerang dan menular pada unggas. Baik unggas liar maupun unggas peternakan seperti ayam, bebek, angsa, dan burung lainnya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa jenis virus flu burung yang dapat menginfeksi manusia, termasuk H5N1, H5N6, H5N8, H7N9, dan H10N3. Virus flu burung dapat ditularkan melalui air liur, lendir, dan kotoran unggas yang terinfeksi.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati dan menjaga kebersihan saat berurusan dengan unggas. "Terutama jika ada gejala yang mencurigakan pada hewan peliharaan," ujarnya.

Pihak Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo akan terus memantau perkembangan situasi ini dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk melindungi kesehatan hewan dan manusia di Kota Delta. Diharapkan kerjasama dari masyarakat dalam hal ini dapat membantu mencegah penyebaran potensial virus flu burung. (nis/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Unggas #BRIN #flu burung