SIDOARJO - Tingkat kelulusan peserta ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C di Polresta Sidoarjo meningkat 80 persen. Hal itu menyusul diubahnya materi ujian praktik SIM C dari angka delapan dan zig-zag menjadi lintasan S oleh Korlantas Polri.
"Persentase kelulusan meningkat, jumlah yang lulus berkisar 80 persen di setiap harinya. Dulu perhari 20 orang, saat ini hampir 100 orang yang lulus di setiap harinya," kata Paur SIM Satlantas Polresta Sidoarjo Ipda Meddif Wisudawan Bima Sakti Kusnan.
Meddif mengungkapkan, sirkuit saat ini lebih mudah. Selain zig-zag dan angka 8 sudah dihilangkan, kini lebar lintasan diubah menjadi 2 kali lebar kendaraan.
"Yang tidak lolos biasanya gagal di u-turn pertama, biasanya pemohon ada yang masih belum bisa, kakinya jatuh nyentuh bawah, kemudian melebihi garis, dan tidak dapat menguasai kendaraannya," ujar Meddif, Senin (14/8).
Dari sekian banyak pendaftar, perempuan dan ibu-ibu yang sering gagal. "Belum waktunya stop dia berhenti, kurang mengikuti arahan petugas," paparnya.
Dalam lintasan yang baru ini hanya ada dua pemberhentian. Yakni berhenti di traficc light dan berhenti di ujung yang terakhir. Pihaknya menyediakan tiga sepeda motor untuk uji parktik SIM.
Waktu yang ditempuh saat ini juga singkat, satu orang hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk melintasi sirkuit, "Yang dulu paling cepat 5 menit. Latihan boleh, selalu kita sampaikan kepada pemohon, pukul 15.00 datang latihan silahkan pakai motor sendiri," ujarnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista